Dikeroyok Preman dan Aparat saat Demo Pati, Kuasa Hukum Warga Akan Lapor Komnas HAM

Lazarus Sandy
Kristoni Duha, kuasa hukum warga menjadi korban pengeroyokan oleh preman dan aparat saat hendak menemui pedemo yang ditahan di Kantor Bupati Pati. (Foto: Lazarus Sandy). 

PATI, iNews.id - Demonstrasi Aliansi Masyarakat Pati Bersatu yang digelar pada 13 Agustus lalu berujung ricuh. Tidak hanya menimbulkan korban luka dari warga dan aparat keamanan, insiden ini juga menyeret kuasa hukum warga sebagai korban kekerasan.

Kristoni Duha, kuasa hukum warga yang tergabung dalam LBHS Teratai, menjadi korban pengeroyokan oleh preman dan aparat saat hendak menemui pedemo yang ditahan di dalam Kantor Bupati Pati. 

"Kami keluar dari Setda dan pas di halaman kaki lima itu sudah bergerombol 15 preman yang kami duga itu disiapkan oleh Bupati untuk melawan teman-teman yang aksi ini. Terus ada satu preman yang meneriaki kami sebagai provokator Pati ricuh," ujar Kristoni, Sabtu (16/8/2025).

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Sopir Truk di Palembang Tewas Dikeroyok saat Antre Solar di SPBU, Dihujani 7 Tikaman

57 tahun lalu

8 Orang Ditangkap Kasus Pengeroyokan di Lahan Sengketa Gowa, 4 Ditetapkan Tersangka

57 tahun lalu

Prostitusi Online di Hotel Manado Berujung Pengeroyokan dan Penikaman, 16 Orang Ditangkap

57 tahun lalu

Viral Video Pengeroyokan di Batam, 6 Pelaku Ditangkap Polisi

57 tahun lalu

Karyawan Minimarket di Jombang Demo Tolak Penghapusan Upah Lembur Hari Libur Nasional

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal