Dampak Virus LSD, Penjualan Sapi Kurban di Banjarnegara Turun

Elis Novit
Aktivitas jual beli sapi di pasar hewan Petambakan Banjarnegara. (Elis Novit)

BANJARNEGARA, iNews.id -Kenaikan harga sapi terus terjadi di pasar hewan Petambakan Banjarnegara. Sapi sedang dengan bobot 4-5 kuintal naik Rp2 juta per ekor, sedangkan sapi jumbo dengan bobot 7 kuintal naik hingga Rp4 juta per ekor.

Kenaikan terjadi rata-rata Rp5.000 untuk timbangan hidup. Sapi kurban ukuran sedang menjadi sapi yang paling banyak dicari pembeli.

Sementara dampak dari adanya penyakit lumpy skin disease (LSD) atau lato lato membuat kondisi penjualan menurun. “Banyak warga yang beralih ke kambing untuk menghindari sapi yang berpenyakit,” ungkap Agusta, peternak sapi, Selasa (27/6).

Data dari Dinas Perikanan Pertanian dan Ketahanan Pangan menyebutkan sedikitnya 209 sapi di Kabupaten Banjarnegera suspect LSD. 

Sementara untuk antisipasi adanya penularan, petugas terus lakukan penjagaan di sejumlah pintu masuk pasar hewan dan lalu lintas hewan kurban dari luar kota.

Pengawasan dan pemeriksaan dilakukan untuk menjamin sapi kurban benar-benar kayak konsumsi dan tidak mengandung penyakit yang berbahaya.

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Sapi Kurban Mengamuk Masuk Minimarket di Bogor, Kejar Warga hingga Rusak Kendaraan

57 tahun lalu

Sapi Kurban Mengamuk di Bandung, 2 Warga Terluka saat Panik Berlarian

57 tahun lalu

Pemkab Kotabaru Salurkan Bantuan Sapi Kurban Presiden, Ribuan Kupon Dibagikan

57 tahun lalu

Viral Sapi Kurban Mengamuk di Banjarmasin, Pria 53 Tahun Tewas Terseret Sejauh 50 Meter

57 tahun lalu

Sapi Kurban Prabowo 1,1 Ton di Lamongan Jadi Tontonan Warga Sekampung saat Disembelih

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal