Dampak Harga BBM Naik, Penggilingan Padi di Boyolali Tutup Sementara

Tata Rahmanta
Pengggilingan padi di Desa Kopen, Kecamatan Teras, Kabupaten Boyolali yang tutup sementara. Foto: Tata Rahmanta.

BOYOLALI, iNews.id – Sejumlah tempat penggilingan padi di Kabupaten Boyolali tutup sementara sebagai dampak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) dan sulit mendapatkan bahan baku gabah. Besarnya biaya produksi tak sebanding dengan pendapatan yang diperoleh.

Salah satu tempat penggilingan padi yang tutup berada di Desa Kopen, Kecamatan Teras, Kabupaten Boyolali. Sejumlah peralatan penggilingan, seperti mesin diesel hingga alat pemecah kulit dan pemutih beras dibiarkan mangkrak tak terpakai. 

“Saya memilih tutup sementara karena saat ini sulit mendapatkan bahan baku gabah. Kondisi diperparah dengan naiknya harga BBM yang cukup tinggi,” kata pemilik penggilingan, Iskak Junaedi, Kamis (22/9/2022).

Menurutnya, hal tersebut terpaksa ia lakukan karena naiknya harga BBM membuat biaya produksi semakin membengkak. 

Setiap hari, Iskak memerlukan sekitar 50 liter BBM. Sementara harga beras hanya naik Rp1.000 per kilogram. Kondisi tersebut tidak bisa menutup biaya produksi. 

Editor : Ary Wahyu Wibowo
Artikel Terkait
22 hari lalu

4 Kendaraan Kecelakaan Beruntun di Boyolali, Pengemudi Avanza Tewas

24 hari lalu

Konvoi Pesilat di Boyolali Berakhir Ricuh, 4 Orang Terluka 2 Motor Dibakar

1 bulan lalu

Demo di DPRD Sultra Ricuh, Mahasiswa dan Petugas Saling Dorong

1 bulan lalu

Demo di Semarang, Mahasiswa Blokade Jalan dan Ajak Pengendara Bunyikan Klakson

1 bulan lalu

Mahasiswa Semarang Demo Hari Ini, Tuntut Harga BBM Turun dan Rupiah Stabil

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal