BANJARNEGARA, iNews.id - Intensitas hujan yang tinggi mengakibatkan 20 rumah di Dusun Bulu Kuning , Purwonegoro Banjarnegara Jawa Tengah mengalami kerusakan. Hal tersebut akibat adanya pergerakan tanah di sekitar lokasi pemukiman warga.
Pergerakan tanah atau longsor tipe merayap, mengakibatkan dinding rumah warga retak , pondasi ambrol. Serta tanah dan lantai amblas hingga kedalaman 25 centimeter, kondisi pergerakan terjadi semakin parah saat intensitas hujan tinggi.
“ya takut rumah pada retak, tapi adanya seperti ini,yang dikhawatirkan kalau malam hujan gede, tiba-tiba ada longsor datang,” ujar Partiyah , warga Dusun Bulu Kuning, Selasa (31/10/2017).
Selain merusak banguna rumah warga, tanah gerak juga mengakibatkan jalan penghubung antara Desa Kaliajir dan Kalitengah longsor. Akses jalan penghubung dua desa ini ambrol hingga 30 meter dan tidak bias dilewati, sehingga warga terpaksa harus jalan melalui dasar tebing.
Kondisi tanah gerak dan longsor ini membuat warga khawatir, karena sebagian besar area pemukiman warga berada di tanah yang labil.
Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banjarnegara, kini tengah menyiapkan relokasi dan melakukan pendataan. Warga berharap, bisa segera pindah ke lokasi yang baru agar aktivitas kembali berjalan normal.