Belum Ada Regulasi, Portal Menuju Waduk Panohan Rembang Dibongkar

Musyafa
Pos penarikan retribusi di pintu masuk Waduk Panohan Desa Panohan, Kecamatan Gunem, Kabupaten Rembang saat dibongkar, Rabu (24/2/2021). Foto: iNews/Musyafa Musa.

REMBANG, iNews.id – Pemerintah Desa Panohan, Kecamatan Gunem, Kabupaten Rembang membongkar pos portal menuju Waduk Panohan, Rabu (24/2/2021). Portal selama ini menjadi lokasi pungutan retribusi masuk ke area waduk.   

Pembongkaran berjalan lancar. Anggota Polsek dan Koramil Gunem turut mendampingi. Kepala Desa Panohan, Amir Fuad mengatakan, sebelumnya pengunjung yang masuk ke Waduk Panohan ditarik karcis. Sepeda motor ditarik Rp3.000 dan mobil Rp8.000.

Setelah portal dibongkar, pengunjung bisa masuk ke Waduk Panohan secara gratis. Alasan pembongkaran, salah satunya karena belum ada regulasi yang menjadi payung hukum. 

“Apalagi Peraturan Desa (Perdes) menyangkut penarikan belum disahkan. Ini kan masih rancu ya, makanya dari pemerintah desa memutuskan meniadakan portal dulu,“ kata Amir Fuad.

Pihaknya sudah membentuk kelompok sadar wisata (Pokdarwis) maupun Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Nantinya setelah semua siap, mereka yang akan diberi tugas mengelola potensi di Desa Panohan, termasuk wisatanya.

“Kapan portal dipasang lagi, ya secepatnya. Nunggu Pokdarwis dan BUMDes siap. Kami masih rembugan,“ katanya. 

Pihak Desa Panohan sebenarnya ingin mempercepat upaya pengelolaan destinasi wisata. Hanya saja, anggaran desa belum bisa menopang mengingat masih tersedot untuk penanganan Covid-19. 

Editor : Ary Wahyu Wibowo
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Dugaan Korupsi Retribusi Wisata, Mantan Kadispora Sukabumi dan Staf Perempuan Ditahan

57 tahun lalu

5 Tempat Wisata Dekat di Rembang Dekat Pondok Gus Baha, Spot Foto Instagramable Banget

57 tahun lalu

Dihantam Ombak, Kapal Pengangkut Solar Tenggelam di Perairan Rembang

57 tahun lalu

Oknum Kades di Rembang Ditangkap, Kasus Penggelapan dan Anggaran Desa

57 tahun lalu

8 Tempat Wisata di Rembang: Rumah Merah Lasem Simbol Akulturasi Tionghoa dan Jawa

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal