Banjir di Pekalongan Belum Surut, Siswa Sekolah Belajar Online

Suryono Sukarno
Sekolah di Pekalongan yang terendam banjir. Foto: iNews TV/Suryono Sukarno.

PEKALONGAN, iNews.id - Akibat banjir yang belum surut, sekolah di Pekalongan memberlakukan pembelajaran melalui daring atau online. Banjir masih merendam permukiman dan sekolah dengan ketingian 50 sentimeter sampai 1 meter. 

Pembelajaran online antara lain diterapkan di SDN Degayu 2, Kota Pekalongan. Sebab, rumah para siswa maupun lingkungan sekolah masih terendam banjir sejak tiga hari lalu. 

Suasana sekolah sepi, hanya ada penjaga sekolah dan seorang guru. Untuk menuju sekolah, guru harus berjalan kaki menerjang banjir sejauh 200 meter. Jumlah siswa sebanyak 220 anak mulai kelas 1 sampai kelas 6.  

"Meski ruang kelas sudah terbebas dari banjir, namun akses menuju ke sekolah sangat sulit. Sementara warga di permukiman juga kesulitan beraktivitas," kata guru SDN Degayu 2, Sumarno, Selasa (3/1/2023).

Banjir di Kelurahan Degayu, Kecamatan Pekalongan termasuk yang paling parah. Daerah ini dekat dengan sungai, tambak, dan pantai. Desa Degayu sering mendapatkan kiriman banjir akibat hujan, limpasan air sungai maupun banjir rob. 

Editor : Ary Wahyu Wibowo
Artikel Terkait
1 hari lalu

Agam Mencekam! Banjir Rendam Ratusan Rumah, Ratusan Warga Dievakuasi

27 hari lalu

Surabaya Banjir Usai Diguyur Hujan Lebat, Banyak Pekerja Terlambat akibat Kendaraan Mogok

28 hari lalu

Banjir Rendam Ratusan Rumah di Surabaya usai Diguyur Hujan Deras, Aktivitas Warga Lumpuh

1 bulan lalu

2 Bulan Terendam Banjir, 1.400 Kepala Keluarga di Luwu Utara Terisolasi

1 bulan lalu

Hanya Dapat 4 Siswa Baru, SDN 2 Tempel Blora Terancam Diregrouping

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal