Warga Lembang KBB Raup Puluhan Juta Rupiah dari Ternak Kelinci Raksasa German Giant

Yuwono Wahyu
Asep Yana (kaus lengan panjang) kesulitan menggendong kelinci raksasa jenis German Giant Rabbit yang berhasil dibudidayakannya. (FOTO: iNews/YUWONO WAHYU)

BANDUNG BARAT, iNews.id - Jika biasanya kelinci berukuran kecil seperti kucing, tapi lain halnya dengan kelinci di Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB) ini. Asep Yana, seorang breeder atau peternak, membudi daya kelinci raksasa jenis German Giant Rabbit dengan bobot 8-10 kilogram (kg) per ekor.

Harga jual kelinci raksasa yang dibudidayakan Asep Yana bisa mencapai Rp15 juta hingga Rp20 juta per ekor tergantung bobotnya. Sedangkan yang masih berusia muda sekitar 3-4 bulan, dibanderol dengan harga Rp4 juta-Rp5 juta per ekor. Lantaran ukurannya yang jumbo, kelinci-kelinci milik Asep Yana itu mirip kanguru. 
 
Asep Yana merupakan seorang peternak yang tinggal di Baru Adjak, Kecamatan Lembang, KBB. Dia sukses mengembangbiakan kelinci jenis German Giant asal Rumania

"Saking besarnya, orang dewasa akan kesulitan untuk menggendongnya. Apalagi kelinci tersebut aktif bergerak sehingga sulit dikontrol," kata Asep Yana ditemui di peternakan kelincinya, Selasa (6/9/2022).

Asep Yana (kaus lengan panjang) menunjukkan German Giant Rabbit yang dibudidayakan. (FOTO: iNews/YUWONO WAHYU)

Untuk merawat kelinci raksasa itu, Asep Yana menyediakan kandang cukup luas. Tidak hanya itu, pola makan kelinci German Giant itu pun lebih besar dibanding kelinci biasa. "Selain pelet, rumput hay, saya juga menyediakan buah buahan dan minuman yang banyak," ujar Asep Yana.

Tidak hanya kelinci raksasa, Asep dan rekannya ini juga memiliki ratusan kelinci dari 20 jenis berbeda. Seperti, New Zealand White Rabbit, Californian, Hyla, Fuuzy Lop, dan English Angora. Cuaca dan suhu kawasan wisata Lembang, KBB sangat cocok untuk pengembangbiakan kelinci-kelinci luar negeri tersebut.

Dalam satu bulan, Asep Yana bisa mengirimkan 200 ekor kelinci dari berbagai jenis kelinci ke berbagai daerah di Indonesia. Juga luar negeri, seperti Polandia, Prancis, Belgia, Vietnam, dan Thailand. "Omzet yang didapat pun bisa mencapai Rp30 hingga Rp50 juta per bulan," tuturnya. 

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Usai Kenaikan BBM, Sopir Angkot di KBB Masih Bertahan di Tarif Lama

57 tahun lalu

5 Fakta Pembunuhan Purnawirawan TNI AD di Lembang KBB, Tersangka Berbohong

57 tahun lalu

Kesbangpol KBB Ancam Cabut Izin Yayasan Bandung Vision Centre

57 tahun lalu

Rekonstruksi Penusukan Purnawirawan TNI di Lembang KBB, Tersangka Peragakan 27 Adegan

57 tahun lalu

2 Korban Tewas Kecelakaan Maut di Tol Batang Ternyata Warga KBB dan Cianjur

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal