Unjuk Rasa soal TPAS Panembong Subang Ricuh, Warga-Satpol PP Saling Dorong

Yudy Heryawan Juanda
Pengunjuk rasa terlibat aksi saling dorong dengan anggota Satpol PP Subang. (Foto: iNews/Yudy Heryawan Juanda)

SUBANG, iNews.id - Unjuk rasa puluhan warga Subang menolak dan menuntut pemindahan tempat pembuangan akhir sampah (TPAS) Panembong di kantor Pemkab Subang, diwarnai kericuhan, Senin (1/3/2021). Warga yang memaksa masuk dan ingin bertemu dengan Bupati Subang terlibat aksi saling dorong dengan anggota Sapol PP Subang.

Tuntutan pemindahan TPAS Panembong muncul lantaran tempat pembuangan itu telah melebih kapasitas. Warga khawatir TPAS Panembong akan menimbulkan bencana. 

Apalagi saat ini, sampah yang menggunung di TPAS Panembong sebagian masuk ke sungai dekat permukiman warga. Kondisi tersebut menyebabkan bencana banjir.

Namun sampai saat ini, TPAS Panembong masih tetap digunakan. Karena itu, warga dan para pecinta alam Kabupaten Subang berunjuk rasa menuntut TPAS tersebut ditutup dan Pemkab Subang mencari lahan lain untuk pembuatan akhir yang lebih layak.
 
Gigin Sujalaga, koordinator aksi mengatakan, warga terpaksa tetap melakukan aksi meskipun masih dalam masa pandemi Covid-19, karena Pemkab Subang lamban dalam mengambil kebijakan pemindahan TPA Panembong yang telah melebih kapasitas. 

"Sampah yang menggunung di TPAS Panembong longsor ke aliran sungai. Akibatnya sungai menjadi dangkal dan memicu bencana banjir," kata Gigin.
 
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (LH) Kabupaten Subang Rona Mairansyah mengatakan, kondisi TPA Panembong saat ini memang sudah melebih kapasitas.

"Pemindahan TPAS masih dalam proses karena memerlukan waktu cukup panjang. Sambil menunggu proses pemindahan, kami kini hanya melakukan pengerukan di lokasi longsoran sampah yang masuk ke sungai," kata Rona Mairansyah.

Setelah berdialog dengan Kadis LH Subang Rona Mairansyah, massa pengunjuk rasa akhirnya membubarkan diri. Pengunjuk rasa dengan Kadis LH Subang membuat kesepakatan agar bupati subang hadir saat aksi unjuk rasa dilakukan pekan depan.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Diduga Berprofesi Ganda, Oknum PNS di Subang Nyambi di Perusahaan Asing

57 tahun lalu

Banjir Masih Rendam Permukiman, Warga Pamanukan Subang Bertahan di Fly Over

57 tahun lalu

Diterjang Banjir, Warga Kembali Ngungsi ke Kolong Jembatan Jalur Pantura Subang

57 tahun lalu

Gegara Bantuan Terhenti, Korban Banjir Pamanukan Subang Nekat Ngemis di Jalur Pantura

57 tahun lalu

Jalur Penganti Km 122 B Tol Cipali Subang Mulai Dibuka Jumat Ini

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal