Tren Gempa Susulan di Cianjur Melemah, Daryono BMKG : Frekuensi Semakin Berkurang

Antara
Reza Yunanto
Gempa bumi dengan Magnitudo 5,6 mengguncang Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Senin, (21/11) pukul 13.31 WIB. (Foto: BMKG).

JAKARTA, iNews.id - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebut tren gempa susulan di Cianjur, Jawa Barat mulai melemah. Frekuensi getaran juga semakin berkurang.

"Aktivitas gempa susulan (aftershocks) di Cianjur-Sukabumi sudah meluruh," ujar Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Daryono, Selasa (22/11/2022).

Daryono mengatakan, hingga Selasa pagi pukul 04.00 WIB, tren gempa susulan cenderung melemah. Begitu juga dengan frekuensi gempa susulan setelah gempa utama yang bermagnitudo 5,6 pada Senin (12/11) siang juga semakin berkurang.

Dia menambahkan, gempa Cianjur termasuk dalam kategori gempa kerak dangkal (shallow crustal earthquake). Karakteristik gempa kerak dangkal itu memilki gempa susulan yang cukup banyak, karena berada di batuan yang relatif rapuh.

"Hingga pukul 7.30 BMKG mencatat 127 kali gempa susulan dengan magnitudo terbesar M4,2 dan magnitudo terkecil M1,2," katanya dikutip dari akun Twitter @DaryonoBMKG

Editor : Reza Yunanto
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Gempa Hari Ini Magitudo 3,2 Guncang Kendari, Getaran Dirasakan Cukup Kuat

57 tahun lalu

Gempa Hari Ini Magnitudo 3,5 Guncang Konawe Utara, Getaran Dirasakan Cukup Kuat

57 tahun lalu

Gempa Dangkal Guncang Nias Selatan Hari Ini, Cek Magnitudonya

57 tahun lalu

Gempa Bumi Guncang Nias Utara Sumut, Cek Kekuatan Magnitudonya!

57 tahun lalu

Gempa Bumi Guncang Sinabang Aceh, Cek Kekuatan Magnitudonya!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal