Sampah Bandung Menumpuk Belum Terangkut meski Kebakaran TPA Sarimukti Sudah Padam

Ervan David
Sampah menumpuk belum terangkut di TPS kawasan Sukajadi, Kota Bandung. (Foto: iNews.id/Ervan David)

BANDUNG, iNews.id - Permasalahan sampah di Bandung raya belum juga tuntas meski kebakaran TPA Sarimukti sudah padam. Penumpukan sampah salah satunya terjadi di TPS kawasan Sukajadi.

Kondisi sampah di lokasi tersebut semakin memprihatinkan, bahkan sampai meluber ke tengah jalan raya. Bau tidak sedap pun mengganggu aktivitas warga sekitar bahkan pengguna jalan.

Sampah yang terus bertambah setiap harinya membuat petugas TPS kewalahan untuk membatasi pembuangan sampah dari masyrakat ke TPS. Di TPS Sukajadi, sampah terus menumpuk hingga ketinggian 10 meter.

Selain itu, sudah dua bulan sampah yang berada di kawasan tersebut belum diangkut oleh petugas dikarenakan TPA Sarimukti masih dalam tahap pendinginan pascakebakaran.

"Perlu 50 truk untuk mengangkut seluruh sampah di TPS ini. Kemarin sempat diangkut oleh 14 truk," kata Didi, petugas TPS Sukajadi.

Meskipun mendapatkan kuota paling besar untuk membuang sampah ke TPA sementara di Sarimukti, Pemkot Bandung masih belum dapat mengatasi permasalahan tersebut. Minimnya sosialisasi pemerintah kota untuk memilah sampah menjadikan Kota Bandung darurat sampah.

Editor : Asep Supiandi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Sampah Meluber ke Jalan di Kota Bandung, Petugas TPS Kewalahan

57 tahun lalu

Jogja Darurat Sampah, Petugas Kewalahan hingga Pedagang Angkringan Sepi Pembeli

57 tahun lalu

Pencemaran Air Limbah TPA Sarimukti Mengkhawatirkan, Ganggu Mutasi Genetik Biota Sungai

57 tahun lalu

Bandung Masih Darurat Sampah, Pemkot Buka Peluang Manfaatkan TPSA Cibeureum Sumedang

57 tahun lalu

Ambisi Tak Buang Sampah ke TPA Sarimukti, Pemkot Cimahi Siapkan Langkah Ini 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal