Ratusan Pelanggar Prokes Terjaring Razia Yustisi Jelang PPKM Darurat di Garut

Ii Solihin
Tim Satgas Covid-19 Garut menjaring pengendara motor yang tak mengenakan masker. (Foto: iNews/Ii Solihin)

GARUT, iNews.id - Menjelang penerapaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat, tim Satgas Covid-19 Garut menggelar operasi yustisi penerapan protokol kesehatan (prokes), Jumat (2/67/2021). Hasilnya, ratusan pelanggar prokes terjaring.

Namun, para pelanggar hanya ditegur dan diingatkan agar mematuhi protokol kesehatan guna mencegah penularan Covid-19. Sanksi denda akan diterapkan saat PPKM darurat dilaksanakan mulai Sabtu 3 Juli hingga 20 Juli 2021 mendatang.

Tim Satgas Covid-19 Kabupaten Garut yang terdiri atas personel TNI, Polri, dan Satpol PP menggelar razia prokes di Simpang Lima Garut. Selain menindak para pelanggar, razia juga sebagai ajang sosialisasi dan simulasi PPKM darurat.
 
"Kesadaran masyarakat (Garut) akan prokes masih cukup rendah. Terbukti banyak dari mereka yang terjaring razia karena tidak menggunakan asker. Mereka didata dan diberikan pemahaman soal prokes. Sehingga besok, (diharapkan) tidak ada lagi warga yang kaget jika diterapkan hukuman denda," kata Kapolres Garut AKBP Windarto Wicaksono.

AKBP Windarto menyatakan, Polres Garut dan tim Satgas Covid-19 Garut akan melaksanakan operasi yustisi secara tegas. Para pelanggar protokol kesehatan selama PPKM darurat diterapkan selama 14 hari itu akan dikenai sanksi.

Razia itu sempat membuat kaget seorang pengendara motor yang tidak menggunakan masker. dia beralasan sudah menggunakan helm sehingga tidak perlu pakai masker. Pengendara motor itu pun ditegur dan didata, setelah itu diminta mengenakan masker. 

Tampak pula pemotor yang tak mengenakan masker padahal membawanya dan hanya digantungkan di leher. Pria itu pun ditegur petugas agar mengenakan masker.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Tekan Lonjakan Covid-19, Semua Tempat Wisata di Garut Ditutup Sementara

57 tahun lalu

Innalillahi, Belasan Nakes di Garut Meninggal akibat Covid-19 

57 tahun lalu

8 Warga Positif Covid-19, Akses Keluar Masuk Lingungan V Pasar Pargarutan Tapsel Ditutup

57 tahun lalu

500 Kendaraan Wisatawan Diputar Balik di Perbatasan Garut-Bandung

57 tahun lalu

Tragis, Warga Garut Ditemukan Meninggal saat Isolasi Mandiri di Rumah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal