Puluhan Hektare Sawah di Subang Kekeringan, Petani Ditaksir Rugi Rp1 Miliar

Yudy Heryawan Juanda
Petani menunjukkan sawah yang mengering. (FOTO: iNews/YUDY HERYAWAN JUANDA)

SUBANG, iNews.id - Puluhan hektare sawah di kawasan pantai utara (pantura) Subangkekeringan akibat irigasi mengering selama musim kemarau. Dampak dari kekeringan itu, para petani gagal panen dan ditaksir mengalami kerugian Rp1 miliar.

Berdasarkan pantauan, lebih dari 50 hektare sawah di Blok Lemah Duwur, Desa Rawamekar, Kecamatan Blanakan, Subang, mengalami kekeringan. Tanaman padi yang baru berumur 30 hari atau 1 bulan, tidak terairi. Bahkan sawah terlihat retak-retak.

Padahal padi berusia 1 bulan ini masih memerlukan pasokan air yang cukup. Namun, irigasi yang seharusnya mengairi areal persawahan, saat ini kondisinya kering.

Raswa, petani Blok Rawamekar mengatakan, kondisi tanaman padi sudah mulai layu karena cukup lama tidak mendapatkan pasokan air. Jika dalam satu bulan ke depan tak ada pasokan air, padi akan mati. "Petani dipastikan mengalami kerugian hingga Rp1 miliar lebih karena gagal panen," kata Raswa.

Para petani, ujar Raswa, berharap pemerintah segera turun tangan untuk mengirim air atau membuat sumur agar areal pesawahan mereka tetap terairi meskipun musim kemarau.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Relawan Ganjar Pranowo Bangun Bak Sampah Umum untuk Warga Kasomalang Subang

57 tahun lalu

Pernah Gagal Nikah Gegara Mahar Sertifikat Rumah, Ryan Dono Persunting Gadis asal Subang

57 tahun lalu

Biadab, Ayah di Subang 10 Kali Perkosa Anak Kandung hingga Hamil 5 Bulan saat Istri Dagang

57 tahun lalu

Erick Thohir soal Rencana Pindad dan PTDI Pindah ke Kawasan Industri Subang: Butuh Waktu 3-4 Tahun

57 tahun lalu

Diduga Korban Tabrak Lari, Mayat Pria Tanpa Busana Tergeletak di Sawah Pantura Subang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal