PPSDM Geominerba dan PT Freeport Indonesia Gelar Uji Kompetensi Juru Ukur Tambang

Rizqa Leony Putri
PPSDM Geominerba bersama PT Freeport Indonesia menggelar Diklat dan Uji Kompetensi Pemetaan Tambang (Juru Ukur Tambang). (Foto: dok PPSDM Jabar)

JAKARTA, iNews.id - PPSDM Geominerba bersama PT Freeport Indonesia menggelar Diklat dan Uji Kompetensi Pemetaan Tambang (Juru Ukur Tambang). Hal ini dalam rangka pemahaman aspek K3 dan Lingkungan oleh juru ukur untuk mendukung lebih terjaminnya keselamatan pekerja dan tertatanya pengelolaan lingkungan.

Peranan dan tanggung jawab juru ukur akan terkait dengan kegiatan teknis lainnya, khususnya dalam menghasilkan peta-peta yang menjamin terlaksananya kondisi K3 dan Lingkungan yang baik. Selain tanggung jawab langsung pada aspek K3, juru ukur memiliki peran dan tanggung jawab yang sifatnya membantu Kepala Teknik Tambang dalam melaksanakan ketentuan yang ditetapkan dalam Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral No. 1827.K/30/MEM/2018.

Salah satu tugas dan tangungjawab Kepala Teknik Tambang adalah memiliki tenaga teknis pertambangan yang berkompeten sesuai dengan ketentuan perundang-undangan. Tenaga kompeten yang dimaksud salah satunya adalah juru ukur tambang.

Kepala Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Geologi, Mineral dan Batubara, Dwi Anggoro Ismukurnianto membuka secara resmi acara tersebut melalui video conference zoom, Senin (5/9/2022).

“Salah satu tugas dan tanggung jawab Kepala Teknik Tambang adalah memiliki tenaga teknis pertambangan yang berkompeten sesuai dengan ketentuan perundang-undangan. Tenaga kompeten yang dimaksud salah satunya adalah juru ukur tambang. Disinilah peran Saudara sebagai juru ukur tambang akan sangat membantu dan mendukung kelancaran dan keakuratan tugas dan tanggungjawab Kepala Teknik Tambang,” ucap Ismu.

Tercatat sebanyak 24 orang peserta yang mengikuti kegiatan ini selama sebelas hari (5-15 September 2022). Dengan harapan memberikan dasar ilmu, pemahaman dan keterampilan untuk melakukan pengukuran pertambangan sesuai dengan ketentuan yang berlaku sehingga dapat melaksanakan tugas dengan hasil yang memenuhi standar.

Para peserta juga dibekali dua belas materi yang harus dikuasai dan dipahami, yaitu Penyusunan dan Penerapan Rencana Kerja, Peraturan dan Prinsip K3, Pengetahuan Dasar Penentuan Posisi, Pengukuran Krangka Dasar Pemetaan, Pengukuran Situasi, Detail dan Stakeout, Praktik Pengukuran GPS, Praktik Pengukuran Poligon, Praktik Pengukuran Waterpass, Praktik Pengukuran Situasi Detail, Parktik Pembuatan Peta dan Perhitungan Volumen, Praktik Stakeout, serta Penyusunan Laporan.

Editor : Rizqa Leony Putri
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Detik-Detik Satgas TNI Selamatkan 18 Pekerja Freeport dari Gangguan OPM

57 tahun lalu

5 Pekerja Korban Longsor Tambang Freeport Belum Ditemukan, Ini Kendala Tim SAR

57 tahun lalu

100 Anggota Brimob Polda Kepri Diberangkatkan ke Papua, Ada Apa?

57 tahun lalu

Karyawan Freeport Meninggal di Tambang Bawah Tanah, Sempat Sesak Napas

57 tahun lalu

Pembentangan Bendera Merah Putih Terbesar di Puncak Grasberg Pecahkan Rekor Dunia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal