Perjalanan Kasus Eks Kapolsek dan 11 Anggota Ditangkap Gegara Diduga Nyabu

Antara
Kapolda Jabar Irjen Pol Ahmad Dofiri memberikan keterangan terkait kasus eks Kapolsek Astanaanyar dan 11 anggotanya diduga terlibat penyalahgunaan narkoba. (Foto: iNews.id/Agus Warsudi)

BANDUNG, iNews.id - Kasus penangkapan Kompol Yuni Purwanti Kusuma Dewi dan 11 anggotanya menghebohkan Tanah Air. Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo mengeluarkan pernyataan tegas, anggota Polri yang terlibat narkoba hanya diberikan dua pilihan, dipecat dari Korps Bhayangkara atau menjalani pidana umum.

Dari pengungkapan itu, transparansi dan ketegasan Polri khususnya Polda Jabar memang tengah diuji. Apalagi poin transparansi dan pertanggungjawaban masuk ke dalam konsep Presisi yang diusung Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo, yakni Prediktif, Responsibilitas, Transparansi, dan Berkeadilan.

Bagaimana perjalanan kasus ini hingga mencuat ke permukaan dan menghentak publik, tak hanya di Kota Bandung dan Jawa Barat, tapi juga Tanah Air?

Berawal pada Selasa (16/2/2021) petang, muncul kabar yang belum bisa dibuktikan kebenarannya tentang belasan anggota Polri di lingkungan Polrestabes Bandung, Jawa Barat, diduga terlibat narkoba telah ditangkap oleh petugas Bidang Profesi dan Pengamanan Polda Jawa Barat.

Kabar itu menyebutkan, satu di antara belasan anggota Polri yang ditangkap adalah polisi wanita (Polwan) berpangkat perwira menengah, yakni Kompol Yuni Purwanti Kusuma Dewi. Saat itu, Kompol Yuni diketahui menjabat sebagai Kapolsek Astanaanyar.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Eks Kapolsek Diduga Nyabu, Ridwan Kamil: Jauhi Narkoba, Dekati D/ayana

57 tahun lalu

Eks Kapolsek Astanaanyar Hanya Oknum, Anggota DPRD Jabar: Jangan Cap Buruk Polri

57 tahun lalu

Video Kapolsek Astana Anyar Dicopot karena Positif Pakai Narkoba

57 tahun lalu

Kapolsek Ditangkap Diduga Gegara Sabu, Kantor Polsek Astanaanyar Sepi

57 tahun lalu

Kapolsek dan 11 Anggota Diduga Nyabu, Kapolda: Sanksinya Dipecat atau Dipidana

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal