Pembunuh Santri di Cirebon Tenggak 20 Butir Obat Keras sebelum Beraksi

Toiskandar
Kapolres Cirebon Kota AKBP Roland Ronaldy saat ekspose penangkapan pengedar obat keras kepada tersangka pembunuh santri. (Foto: iNews/Toiskandar)

CIREBON, iNews.id – Polisi mengungkap sejumlah fakta baru atas penangkapan pembunuh santri di Cirebon, Jawa Barat. Hasil penyelidikan, kedua tersangka YS (19) dan RM (18) mengaku telah mengonsumsi obat-obatan keras sebelum melancarkan aksinya.

“Iya jadi sebelum beraksi keduanya mengonsumsi 20 butir obat keras tersebut,” ujar Kapolres Cirebon Kota AKBP Roland Ronaldy, Senin (9/9/2019).

Dari pengakuan tersangka, polisi kemudian mengembangkan kasusnya dan mengamankan pengedar obat-obatan terlarang tersebut berinisial JH. Pelaku ditangkap di kawasan Terminal Harjamuki Kota Cirebon, Senin (9/9/2019).

Dari tangannya, diamankan sedikitnya 900 butir berbagai jenis obat-obatan keras tanpa izin edar. Seperti tramadol, tramadil hci dan trihex.

“Penangkapan ini komitmen kami untuk memberantas sampai ke akar-akarnya. Tak menutup kemungkinan jumlah tersangka akan bertambah,” katanya.

Diketahui, pelaku JH merupakan penjual obat-obatan terlarang kepada kedua tersangka pembunuh Muhammad Rozien (17), santri asal Ponpes Husnul Khotimah, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, pada Jumat (6/9/2019). Atas perbuatannya mengedarkan obat-obatan terlarang, pelaku JH kini ditahan dan terancam hukuman 15 tahun kurungan penjara.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

7 Pengedar Ditangkap Polisi dalam Sepekan di Bandung, 53.000 Butir Obat Keras Disita

57 tahun lalu

Polisi Gerebek Rumah Pengedar di Cisomang KBB, Sita Ribuan Butir Obat Keras

57 tahun lalu

Asyik Nongkrong Sambil Konsumsi Obat Keras, 2 Pemuda Cimahi Ditangkap Polisi

57 tahun lalu

Apes! Jual Obat Terlarang ke Polisi, 2 Pemuda di Parakansalak Sukabumi Ditangkap

57 tahun lalu

Bandar Besar Obat Keras di Indramayu Ditangkap, 211.500 Pil Memabukkan Disita

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal