Kasus Dugaan Warga Terpapar NII di Garut, Ridwan Kamil: Berantas hingga ke Akar-Akarnya

Dicky Wismara
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menegaskan ideologi komunis dan khilafah harus diberantas sampai ke akar-akarnya. (Foto: Dok)

BANDUNG, iNews.id - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menanggapi kasus puluhan remaja di Kabupaten Garut yang diduga terpapar paham Negara Islam Indonesia (NII). Bahkan gubernur pun menegaskan akan memberantas ideologi-ideologi selain Pancasila sampai ke akar-akarnya.

"Indonesia ini, Jawa Barat ini selalu kita jaga sebagai provinsi Pancasila. Di Jawa Barat tidak boleh ada ideologi komunis atau khilafah," kata Gubernur yang akrab disapa Kang Emil, Minggu (10/10/2021).

Menurut Kang Emil, dalam perjalanan sejarah pasti ada segelintir orang yang berupaya membelokan ideologi bangsa. Oleh karena itu, fenomena–fenomena seperti yang terjadi di Kabupaten Garut harus ditindaklanjuti dan diberantas sampai ke akar–akarnya.
 
"Fenomena seperti itu tidak boleh terjadi. Pemuda Jawa Barat harus Pancasilais," ujar dia.

Seperti diberitakan sebelumnya, sebanyak 59 anak dan dewasa di Kabupaten Garut diduga terpapar NII. Bahkan dikabarkan sempat terjadi pembaitan terhadap puluhan warga tersebut.
 

Editor : Asep Supiandi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Rumah Guru yang Diduga Ajarkan Paham NII di Garut Mendadak Sepi 

57 tahun lalu

Cerai dengan Atalia, Ridwan Kamil Bicara soal Harta Gono-Gini hingga Hak Asuh Anak

57 tahun lalu

Pesan Menyentuh Ridwan Kamil usai Cerai dengan Atalia Praratya

57 tahun lalu

Tok! Ridwan Kamil dan Atalia Praratya Resmi Bercerai

57 tahun lalu

Mengejutkan! Ini Kata Kuasa Hukum Atalia Praratya soal Inisial AK, LM dan SM

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal