Jangan Sebar Hoax, TB Hasanuddin Ajak Kandidat Lain Berpolitik Santun

Yogi Pasha
Calon Gubernur Jawa Barat Tb Hasanuddin. (Foto: iNews/Yogi Pasha)

BANDUNG, iNews.id - Calon Gubernur (Cagub) Jawa Barat (Jabar) Tubagus (Tb) Hasanuddin atau biasa disapa Kang Hasan menyayangkan soal tentang masih maraknya penyebaran berita hoax atau bohong di media sosial (medsos). sebagai mantan anggota Komisi I DPR RI, Kang Hasan mengaku prihatin atas perbuatan tidak bertanggung jawab tersebut.

Cagub Jabar nomor urut 2 itu mengatakan, isu primordial yang dilemparkan melalui berita bohong sangat mengancam persatuan. Selain itu, kata dia, berita bohong terkait dengan suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA) sangat tidak pantas di angkat dalam proses demokrasi.

"Para penyebar isu hoax ini sangat memprihatinkan, harus diberantas sampai akar," ungkap kang Hasan di Kota Bandung, Kamis (1/3/2018).

Pria yang pernah menjadi ajudan Presiden Habibie itu mengatakan, para penyebar berita bohong dan SARA harus ditindak tegas sehingga menimbulkan efek jera. Kelak, kata dia, sebagai bahan pembelajaran bagi pelaku lain yang hendak melakukan hal yang sama.

"Saya yang menjadi ketua Panja Revisi UU ITE mengapresiasi aksi cepat kepolisian menangkap para pelaku dan memang harus tegas. Supaya tidak semakin banyak isu-isu hoax lainnya yang menyebar dan itu sangat merugikan," ungkapnya.

Dia menilai, masifnya berita hoax tidak terlepas dari kepentingan hajatan pemilihan umum (pemilu) dan pemilihan kepala daerah (pilkada). "Coba kita lihat, narasi yang dibangun adalah kebencian pada pemerintah. Menyerang  calon kepala daerah dengan isu Partai Komunis Indonesia (PKI) dan lain sebagainya," ujarnya.

Sebagai anak bangsa, Kang Hasan mengajak semua pihak untuk menjaga kesatuan dan persatuan.  Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) itu juga mengajak seluruh kandidat berlomba meraih hati rakyat dengan program dan gagasan yang visioner.

"Dan sebagai politisi dan Calon  Gubernur Jawa Barat saya ingin mengajak saudara saya, sahabat saya para calon, mari berpolitik secara beradab. Bukan memproduksi isu hoax, SARA, serta mengadu domba rakyat ," ungkapnya.

Kang Hasan mengimbau, masyarakat Jabar dan di daerah manapun untuk tidak menelan bulat-bulat informasi yang tersebar di dunia maya. Dia meminta, semuanya harus disaring dengan bijak dan cerdas oleh masyarakat dalam menggunakan media sosial.

"Untuk ke sekian kali saya sampaikan jangan korbankan Jawa Barat yang aman damai ini hanya karena pilkada yang sesaat.  Kekuasaan di tangan rakyat, mari berlomba mendekati mereka dengan cara-cara yang santun," ujarnya.

Editor : Achmad Syukron Fadillah
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Penggeledahan di Indramayu, KPK Sita Dokumen Penting dari Rumah Ketua PDIP Jabar Ono Surono

57 tahun lalu

Edo Kondologit Blak-Blakan Tak Ingin Terikat Lagi ke Partai Politik usai Mundur dari PDIP

57 tahun lalu

Politisi PDIP Bongkar Kegelisahan Jokowi Terhadap Masa Depan Gibran

57 tahun lalu

Alasan PDIP Pecat Wahyudin Moridu, Jatuhkan Nama Baik dan Citra Partai

57 tahun lalu

Usai Pecat Wahyudin Moridu, PDIP segera Ajukan PAW di DPRD Gorontalo

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal