ITB Dorong Penerapan Konsep Smarter The World Living Lab untuk Atasi Masalah Global

Agung Bakti Sarasa
Kampus ITB, Jalan Ganesha, Kota Bandung (Foto: ISTIMEWA)

BANDUNG, iNews.id - Untuk mengatasi masalah global, pakar Institut Teknologi Bandung (ITB) menawarkan konsep smarter the word living lab. Konsep itu diklaim cocok diterapkan pada era Revolusi Industri 4.0 penggunaan teknologi, komunikasi, dan informasi semakin maju dan terus berkembang. 

"Karenanya, digitalisasi merupakan katalisator dalam upaya pemulihan setiap sektor baik sektor ekonomi, lingkungan, kesehatan, dan lain-lain," kata Ketua Smart City and Community Innovation Center Institut Teknologi Bandung (SCCIC ITB) Prof Suhono Supangkat saat membuka webinar bertajuk "International Collaboration for Quality of Life Development: Smarter The World Living Lab".

Prof Suhono menyatakan, smarter the world living lab merupakan salah satu tagline dalam T20 yang kongruen dengan digitalisasi. Konsep itu adalah sebuah kolaborasi internasional yang mempertemukan inovasi-inovasi dari berbagai sektor dalam memecahkan isu kompleks, baik di perkotaan maupun perdesaan.

"Misalnya, dalam mendukung perbaikan arsitektur kesehatan, Indonesia melakukan digitalisasi dengan meluncurkan aplikasi Peduli Lindungi yang berisi informasi penting tentang yang saling terintegrasi tentang penanganan pandemi Covid-19," kata Prof Suhono Supangkat, (1/7/2022).

Sementara itu, Duta Besar Indonesia untuk Amerika Serikat, Rosan Perkasa Roeslani mengatakan, bahwa kolaborasi internasional dan multilateralisme merupakan kunci dalam mengatasi masalah global multidimensional yang dihadapi oleh dunia saat ini seperti dampak dari pandemi Covid-19, disrupsi rantai pasok dunia, perubahan iklim, dan konflik Rusia-Ukraina.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

SBMPTN 2022, Ini 5 Fakultas Paling Ketat di ITB

57 tahun lalu

Mahasiswa Teknik Geodesi dan Geomatika ITB Prediksi Daerah Potensial Investasi di Indonesia

57 tahun lalu

Keren, Pakar ITB Ciptakan Energia, Pembangkit Listrik Portabel Dukung PJJ di Daerah Tertinggal

57 tahun lalu

Jadi Partai Idaman Generasi Muda, Survei Litbang Kompas: Elektabilitas Partai Perindo di Gen Z 4,4 Persen

57 tahun lalu

Meroket! Survei Litbang Kompas: Tembus 3,3 Persen, Elektabilitas Partai Perindo Lampaui PPP

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal