BANDUNG, iNews.id – Tragedi kecelakaan bus di jalur angker, Tanjakan Emen, Kabupaten Subang, Jawa Barat (Jabar) membawa duka yang mendalam. Bus pariwisata premium class F 7959 AA yang membawa rombongan anggota Koperasi Simpan Pinjam Permata, Ciputat, Tangerang Selatan (Tangsel) itu terlibat kecelakaan tunggal lantaran diduga rem tidak berfungsi.
Data dihimpun hingga Minggu (11/2/2018) dini hari, 27 penumpang dinyatakan meninggal dunia, sedangkan 18 lain masih menjalani perawatan intensif. "Petugas masih melakukan identifikasi terhadap jenazah. Sudah 27 korban meninggal yang terdata dan saat ini disimpan di ruang jenazah," kata Sekretaris Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Subang, Syamsu Riza Syamsu.
Pantauan iNews, di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Subang sekitar pukul 06.00 WIB. Korban luka ringan sebanyak 10 orang dan delapan yang mengalami luka berat, masih dirawat. Sejumlah keluarga korban atas tragedi kecelakaan maut juga terus berdatangan.
“Rata-rata korban luka mengalami patah tulang kaki, tangan, dan pinggul. Sementara korban luka berat kebanyakan di bagian kepala,” ujar Syamsu.
Dia menambahkan, sebagian besar korban meninggal dan luka merupakan warga Tangsel. Rencananya, untuk korban meninggal dunia yang telah berhasil diidentifikasi akan dibawa pihak keluarga hari ini. Jenazah akan diantar dengan mengunakan ambulans yang sudah disiapkan.