Imbas Cuaca Ekstrem, Harga Cabai Rawit di KBB Masih Mahal Rp70.00-95.000 per Kg

Adi Haryanto
Pedagang cabai. (Foto: Antara)


BANDUNG BARAT, iNews.id -Cuaca ekstrem menyebabkan harga komoditas cabai rawit merah di sejumlah pasar tradisional di Kabupaten Bandung Barat (KBB) masih mahal seusai Natal dan tahun baru (Nataru). Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) KBB mencatat, harga cabai rawit merah Rp70.000-Rp95.000 per kilogram (kg). 

Di Pasar Tagog Padalarang cabai rawit merah dijual Rp90.000 per kg dan Pasar Panorama Lembang Rp95.000 per kg. Kemudian di Pasar Curug Agung Rp70.000 per kg, Pasar Batujajar Rp92.000 per kg, dan Pasar Cililin Rp80.000 per kg. 

Endang (30), pedagang mengatakan, kenaikan harga tersebut terjadi sejak sebelum libur Natal dan Tahun Baru atau saat memasuki musim hujan. Penyebab utama kenaikan harga tersebut dipicu lantaran pasokan terbatas. 

"Sekarang harga cabai rawit masih tinggi. Mungkin faktor cuaca. Karena yang namanya cabai kan mudah busuk," kata Endang, Kamis (6/1/2022).

Menurut Endang, pasokan cabai terbatas, sementara permintaan di masyarakat tinggi. Karenanya, lonjakan harga tidak bisa dihindari karena pasokan cabai rawit merah berkurang karena faktor cuaca. "Cuaca saat ini memang berpengaruh terhadap ketersediaan cabai rawit merah," ujar dia. 

Sementara itu, Kabid Perdagangan Disperindag KBB Asep M Azhar mengatakan, kenaikan harga cabai rawit merah terjadi akibat imbas cuaca ekstrem. Sebab, cabai rawit merah di KBB dipasok dari luar daerah. 

Sementara petani cabai rawit sebagian besar mengalami gagal panen karena lahan kebanjiran dan hujan terus menerus. "Karena pasokan cabai rawit merah minim menyebabkan harga komoditi tersebut naik. Kondisi ini sudah dilaporkan ke Pemprov Jabar," kata Asep M Azhar.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Ditinggal Berlibur ke Pangandaran, Rumah Warga KBB Dibobol Pencuri, Perhiasan Emas Raib

57 tahun lalu

Hasil Uji Lapangan DPUTR, Jembatan Jembalas KBB Ambruk Ternyata karena Ini

57 tahun lalu

Banyak Pelaku Usaha di KBB Tak Setorkan Pajak Konsumen, Komisi II DPRD Geram

57 tahun lalu

Dispernakan KBB Pastikan Kualitas Air Aman dan Ikan Waduk Saguling Layak Konsumsi

57 tahun lalu

Hari Jadi KBB Tak Sesuai UU, DPRD Diminta Segera Revisi Perda

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal