Heboh Puluhan Anak dan Dewasa di Garut Diduga Direkrut NII, PBNU Angkat Bicara

Widya Michella Nur Syahid
Puluhan anak dan dewasa di Kabupaten Garut diduga direkrut kelompok Negara Islam Indonesia. (Foto: Ilustrasi)

JAKARTA, iNews.id - Puluhan anak dan dewasa diduga direkrut kelompok Negara Islam Indonesia (NII) di Kabupaten Garut, membuat pengurus PBNU angkat Bicara.  Ketua PBNU KH Abdul Manan Ghani meminta kepada pihak yang berwajib harus menyelidiki dan menindak para tokoh di balik perekrutan tersebut.

"Ya, yang berwajib harus menyelidiki dan menindak tokoh-tokoh di balik perekrutan," kata Abdul saat dihubungi MPI, Rabu (06/10/2021).

Menurutnya, kejadian ini masih berhubungan dengan organisasi masyarakat HTI yang ingin mengubah Pancasila sebagai dasar negara menjadi sistem khilafah. "Itu masih ada urusannya dengan HTI," ujarnya.

Seperti diketahui, sebanyak 59 anak dan dewasa diduga terjerumus ke dalam NII. Hal ini diketahui setelah salah satu orang tua dari anak berinisial G (15) melaporkan kepada Kelurahan Sukamentri, Kecamatan Garut Kota bahwa anaknya telah masuk ke dalam NII. 

Setelah itu, berbagai pihak seperti tokoh-tokoh agama, TNI/Polri melakukan tabayun dan menyatakan hal ini telah diproses lebih lanjut. Anak pun sudah sadar dan berjanji kembali ke ajaran Islam yang benar.

Editor : Asep Supiandi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

MenPANRB Ingatkan ASN Jangan Terlibat Organisasi Terlarang dan Radikalisme

57 tahun lalu

Pilu! Yatim Piatu Siswi SD di Garut Tinggal di Rumah Tak Layak, Kini Numpang di Tempat Sepupu

57 tahun lalu

Pencari Madu Temukan Mortir di Bukit Citanam Garut, Polisi Amankan Lokasi

57 tahun lalu

7 Faksi NII di Jabar Cabut Baiat Massal dan Deklarasi Setia NKRI

57 tahun lalu

10 Tempat Wisata di Garut yang Lagi Hits dan Viral di Sosmed, Wajib Kamu Coba!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal