Harga Kedelai Naik 50 Persen, Perajin Tahu Sumedang Terancam Gulung Tikar

Beben HVA
Perajin tahu Sumedang terancam gulung tikar dengan kenaikan kedelai sebesar 50 persen. (Foto: Ilustrasi)

SUMEDANG, iNews.id - Perajin tahu Sumedang terancam gulung tikar menyusul melonjaknya harga bahan baku kedelai hingga 50 persen. Dengan adanya kenaikan tersebut mengakibatkan para perajin kesulitan memproduksi tahu.

Sejumlah perajin pun mengaku dengan kenaikan harga kedelai sebesar 50 persen dari sebelumnya Rp630.000 per kuintal dirasa sangat berat. Padahal, usaha pembuatan tahu menjadi andalan satu-satunya untuk menghidupi keluarga.

Mereka berharap, harga kedelai bisa kembali pada ke posisi semula. Karena yang paling terdampak dari kenaikan ini dari kalangan produsen tahu rumahan.

"Saat ini harga kedelai Rp1.030.000 dari asalnya Rp630.000 per kuintal. Dengan kenaikan ini sangat berat terutama untuk produsen rumahan,"kata Nani, salah seorang pengusaha tahu Sumedang, Senin (24/1/2022).

Pengusaha tahu lainnya, Cimot mengatakan, kenaikan harga tersebut sudah terjadi sejak pandemi Covid-19. Dia yang biasanya mampu memproduksi 4 kuintal kini hanya 2 kwintal.

"Kenaikan harga terjadi pada kedelai impor. Pilihan kepada kedelai impor karena kualitasnya lebih baik dari lokal," ujar dia,

Sementara itu, dengan harga kedelai yang terus merangkak naik, mereka berharap pemerintah menstabilkannya kembali demi membantu pengusaha kecil.

Editor : Asep Supiandi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Harga Kedelai Dunia Melambung, Kemendag Jamin Stok di Dalam Negeri Aman

57 tahun lalu

Harga Kedelai Impor Melejit Imbas Perang AS-Iran, Perajin Tahu di Tegal Menjerit

57 tahun lalu

Harga Kedelai Melejit, Perajin Tempe Cimahi Berusaha Tak Mogok Produksi

57 tahun lalu

Harga Garam Tembus Rp300.000 per Karung, Beban Perajin Tahu di Bandung Semakin Berat

57 tahun lalu

Kenapa Sumedang Identik dengan Tahu? Berawal dari Imigran China pada Awal 1900-an

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal