Burung Pipit Mati Massal di Balai Kota Cirebon, Tim Veteriner Uji Sampel 10 Ekor

Miftahudin
Tim medis dari veteriner laboratorium kesehatan masyarakat mengambil sampel dari bangkai burung yang berserakan di Balai Kota Cirebon. (Foto: iNewsTv/Miftahudin)

CIREBON, iNews.id - Tim medis veteriner laboratorium kesehatan masyarakat menguji sampel atas matinya ratusan burung pipit di Balai Kota Cirebon, Selasa (14/9/2021). Diduga kematian burung secara massal itu akibat perubahan iklim atau memakan tanaman yang mengandung pestisida.  

Sekitar 10 ekor bangkai burung pipit dijadikan sampel untuk diuji coba. Pengambilan sampel mulai dari kloaka atau lubang pembuangan kotoran dan faring atau tenggorokan burung.

Pengambilan sampel lendir dari burung yang mati di halaman Balai Kota tersebut, kemudian diuji di laboratorium dengan metode PCR. Sementara untuk uji sampelnya akan dilakukan di Subang atau Bandung karena labolatorium di Cirebon belum memiliki fasilitas uji sampel.

"Kematian burung secara massal ini fenomena yang pertama kali, Mungkin di daerah lain sudah pernah terjadi," kata drh Tri Angka, tim medis veteriner.  

Sementara itu, fenomena kematian massal burung pipit sempat pula terjadi di Yogyakarta dan Bali. Kasus ini pun sempat menghebohkan warga Cirebon karena terjadi secara tiba-tiba.

Editor : Asep Supiandi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Viral, Ratusan Burung Pipit Ditemukan Mati Mendadak di Balai Kota Cirebon

57 tahun lalu

Berenang di Sungai Cisanggarrung Cirebon, 2 Pelajar SMP Tenggelam Belum Ditemukan

57 tahun lalu

Pelabuhan Kejawanan Cirebon Dampak Solar Langka, Ratusan Kapal Menumpuk

57 tahun lalu

Diterjang Angin Kencang, Pohon Besar Tumbang Timpa Truk di Pantura Cirebon

57 tahun lalu

Puluhan Pemudik Nyasar di Pantura Cirebon, Terbawa Iring-iringan Wisata Warga Lokal

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal