Bupati Majalengka Nilai Wajar Aksi Boikot Produk Prancis

Inin nastain
Bupati Majalengka Karna Sobahi. Foto/SINDOnews/Dok

MAJALENGKA, iNews.id - Bupati Majalengka Karna Sobahi menilai wajar aksi boikot yang dilakukan masyarakat, terutama umat Islam, terhadap produk Prancis. Aksi tersebut sebagai bentuk kekecewaan atas pernyataan Presiden Prancis Emmanuel Macron yang menyakiti hati umat Islam.

"Ketika orang yang didambakan, orang yang dihormati, dihina. Oleh karena itu, saya paham, masyarakat kecewa dengan pernyataan Presiden Prancis," kata Karna kepada SINDONews, Jumat (30/10/2020).

Karna menilai, ucapan Presiden Prancis itu tidak sejalan dengan asas saling menghormati antarnegara yang sudah berjalan cukup baik.

"Sekarang lagi masa Covid. Untuk kebersamaan, untuk menjaga, menghormati antarbangsa, apa sih pentingnya pernyataan itu. (Muncul) reaksi yang bermacam-macam, saya kira lumrah itu," kata Karna yang juga Ketua Dewan Pertimbangan Daerah PUI Majalengka itu.

"Kita hargailah (aksi boikot). Kitapun kecewa kan. Di saat kita sedang baik-baik dengan Prancis, bisa menjaga hubungan luar negeri, tiba-tiba muncul pernyataan itu. Itu (penyataan Presiden Prancis) menyinggung kita kan," ujar Bupati Majalenga.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Presiden Macron Picu Polemik, MUI Serukan Boikot Produk Prancis

57 tahun lalu

Produk Prancis Diboikot, Ini Pengaruhnya bagi Perekonomian Indonesia

57 tahun lalu

Video Emak-Emak di Medan Ajak Boikot Produk Prancis

57 tahun lalu

Kedubes Prancis Dijaga Ketat, Kawat Berduri Dipasang Polisi

57 tahun lalu

Kecam Pernyataan Emmanuel Macron, Emak-Emak Medan Ajak Boikot Produk Prancis

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal