Banjir Rob Mengganas di Karawang, BPBD Minta Masyarakat Waspada

Nilakusuma
Gelombang tinggi di Laut Jawa menyebabkan banjir rob di pesisir pantura Karawang. (Foto: Istimewa)

KARAWANG, iNews.id - Masyarakat diminta waspada saat berwisata di Pantai Karawang ketika liburan akhir tahun. Pasalnya, sejumlah banjir rob tengah menerjang sejumlah pantai di Karawang.

Selain itu, baik masyarakat maupun wisatawan diimbau tidak berenang di pantai lantaran tingginya gelombang.

"Kami mengimbau masyarakat yang akan wisata ke pantai Karawang untuk tetap waspada. Cuaca saat ini hingga akhir tahun nanti kurang bersahabat. Ombak besar dan banjir rob sudah terjadi di beberapa wilayah pantai," kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karawang, Ferry Muharam, Selasa (27/12/2022).

Menurut Ferry, mengantisipasi kejadian yang tidak diinginkan BPBD Karawang bersama pemerintah desa di sekitar pantai mendirikan Pos Pantau atau Satuan Tugas untuk mengawasi wisatawan. Jika terjadi hal yang membahayakan maka petugas bisa dengan cepat mengambil tindakan. 

"Pengunjung bisa melapor ke Pos Pantau jika terjadi hal yang menbahayakan," katanya.

Menurut Ferry, berdasarkan laporan ada sejumlah wilayah di pesisir utara pantai Karawang dilanda banjir rob. Wilayah pantai yang terjadi banjir rob yaitu Desa Sedari, Kecamatan Cibuaya, Desa Tambaksari, Kecamatan Tirtajaya, Desa Sungaibuntu, Kecamatan Pedes,  Desa Sungaibuntu, Kecamatan Pedes; Desa Ciparagejaya, Kecamatan Tempuran dan Desa Pusakajaya Utara Kecamatan Cilebar.

Ferry mengatakan, akibat banjir rob sebanyak 1.699 rumah terendam dan berdampak terhadap 3.473 orang dari 1.093 KK. "Kami masih terus melakukan pemantauan banjir rob karena sudah merendam banyak rumah," ucapnya.  

Editor : Asep Supiandi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Hujan Disertai Angin Kencang Terjang Nagrak Sukabumi, 1 Rumah Hancur

57 tahun lalu

Angin Kencang Terjang Pidie Jaya, Belasan Rumah Rusak dan Pohon Tumbang

57 tahun lalu

Update Banjir Bandang di Tanah Datar, 67 Rumah Rusak dan 5 Jembatan Hanyut

57 tahun lalu

Pendakian Gunung Arjuno-Welirang Resmi Dibuka Kembali usai Tutup 5 Bulan

57 tahun lalu

Cuaca Ekstrem di Cilacap, 17 Rumah Warga Rusak akibat Hujan Deras dan Angin Kencang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal