Alasan PDIP Menunjuk Anton Charliyan Dampingi Tb Hasanuddin

Okezone.com
Felldy Aslya Utama
Bayu Septianto
PDIP dukung Tb Hasanuddin dan Anton Charliyan di Pilkada Jabar. (Foto: okezone)

JAKARTA, iNews.id - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) memilih Anton Charliyan sebagai calon wakil gubernur (cawagub) Jawa Barat (Jabar) mendampangi Tubagus (Tb) Hasanuddin. Mantan kapolda Jabar itu dinilai sebagai sosok yang mumpuni maju di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Jabar 2018.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDIP Hasto Kristiyanto menerangkan alasan PDIP memilih jenderal polisi bintang dua itu. Menurutnya, pengalaman dan prestasi Anton selama berseragam Korps Bhayangkara dijadikan pertimbangan PDIP.

Hasto bercerita, nama Anton mulai dikenal publik saat mengusut kasus pembunuhan Marsinah. Saat itu Anton sebagai penyidik Polri dalam kasus tewasnya buruh tersebut secara misterius di Surabaya, Jawa Timur. Pada tahun 2003 Anton mendapat pangkat komisaris besar setelah dirotasi ke Badan Reserse dan Kriminal (Bareskrim) menjadi penyidik utama di Direktorat I Keamanan dan Kejahatan Transnasional.

"Marsinah terungkap salah satunya Pak Anton betul-betul bekerja sebagai penyidik yang baik," ucap Hasto di Kantor DPP PDIP, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Minggu (7/1/2018).

Hasto meyakini PDIP akan meraih kemenangan di Pilgub Jabar setelah memastikan pasangan calon (paslon) Tb Hasanuddin dan Anton Charlian. Menurutnya, kemenangan mempermudah PDIP dalam membangun Jabar.

"Kami dipercaya rakyat Jabar untuk maju sendiri. Itu akan kami pertanggungjawabkan dengan baik dan optimistis," katanya.

Kepastian tersebut otomatis membuyarkan spekulasi yang menyebut PDIP akan berada di belakang Ridwan Kamil sebagai partai politik (parpol) pendukung. Komposisi parpol koalisi Kamil pun tidak berubah yang terdiri dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Nasdem, dan Hanura. Belakangan parpol koalisi sepakat menunjuk Bupati Tasikmalaya Uu Ruzhanul Ulum untuk mendamping Kamil.

Editor : Achmad Syukron Fadillah
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Penggeledahan di Indramayu, KPK Sita Dokumen Penting dari Rumah Ketua PDIP Jabar Ono Surono

57 tahun lalu

Edo Kondologit Blak-Blakan Tak Ingin Terikat Lagi ke Partai Politik usai Mundur dari PDIP

57 tahun lalu

Politisi PDIP Bongkar Kegelisahan Jokowi Terhadap Masa Depan Gibran

57 tahun lalu

Alasan PDIP Pecat Wahyudin Moridu, Jatuhkan Nama Baik dan Citra Partai

57 tahun lalu

Usai Pecat Wahyudin Moridu, PDIP segera Ajukan PAW di DPRD Gorontalo

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal