500 Kasus DBD di Tasikmalaya, 11 Warga di Antaranya Meninggal

Asep Juhariyono
Ilustrasi. (Foto Ist).

TASIKMALAYA, iNews.id - Sebanyak 500 orang terkena demam berdarah dengue (DBD) di Kota Tasikmalaya, Jawa Barat sejak Januari hingga Mei 2020. Dari jumlah tersebut 11 orang meninggal dunia.

"Saat ini data masuk ke saya hampir 500 kasus untuk DBD, yang meninggal 11 orang," kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya, Uus Supangkat, Senin (22/6/2020).

Kasus DBD yang terjadi selama ini menyerang usia balita, dewasa maupun lansia dengan rata-rata umur 4 tahun sampai 65 tahun.

Atas kasus itu, Dinkes Tasikmalaya melalui puskesmas berupaya melakukan penyuluhan, terutama menggerakkan kembali RW Siaga di setiap perkampungan. Tujuannya agar nyamuk aedes aegypti tidak semakin banyak.

Selain melakukan fogging, pemerintah daerah juga terus menggalakan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) di setiap wilayah. Masyarakat diminta meningkatkan pola hidup bersih dan sehat.

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Stok Darah PMI Sidoarjo Kritis, Padahal Permintaan Trombosit bagi Pasien DBD Meningkat

57 tahun lalu

162 Orang di Bangka Barat Terjangkit DBD, Paling Banyak Kecamatan Mentok

57 tahun lalu

Kabar Duka, Wakil Ketua DPRD Jateng Meninggal Dunia

57 tahun lalu

DBD di Bali Capai 2.372 Kasus sejak Awal Tahun, 4 Orang Meninggal

57 tahun lalu

Tren Kasus DBD di NTT Naik Signifikan, Masyarakat Diminta Waspada

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal