Suspect Korona di Bali Bertambah, Ruang Isolasi di RSUP Sanglah Akan Ditambah

Sindonews.com
Antara
Kepala Dinkes Provinsi Bali dr Ketut Suarjaya memastikan akan menambah ruang isolasi pasien suspect virus korona. (Foto: Antara)

DENPASAR, iNews.id – Pasien terduga virus korona atau covid-19 di Bali bertambah. Hingga Kamis (5/3/2020) sore, tercatat ada 12 warga negara asing (WNA) yang mengalami gejala terjangkit virus dari Wuhan, China itu.

Melihat tren bertambahnya Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Bali menyatakan siap menghadapi kemungkinan terburuk penanganan virus korona di Pulau Dewata dengan menambah ruang isolasi di RSUP Sanglah.

Sesuai rencana, penanganan pasien suspect korona di Bali akan disatukan di RSUP Sanglah Denpasar untuk memudahkan pemantauan. “Di RS Sanglah bisa 18 bed,” kata Kepala Dinkes Bali Ketut Suarjaya.

Saat ini ada tiga rumah sakit yang dijadikan rujukan penanganan virus korona di Bali. Selain RSUP Sanglah, yaitu RSUD Tabanan dan RSUD Sanjiwani Gianyar.

Untuk mengantisipasi kekurangan ruang isolasi, Dinkes Bali telah menunjuk dua rumah sakit yaitu RS Universitas Udayana dan RS Bali Mandara sebagai rujukan.

Editor : Reza Yunanto
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Polisi Telusuri Isu Penimbunan Masker di Bali

57 tahun lalu

Turis China di Bali Takut Pulang karena Virus Korona, 1.123 Orang Perpanjang Izin Tinggal

57 tahun lalu

3 WNA Positif Korona Singgah di Bali, Gubernur Koster Cek Thermal Scanner di Ngurah Rai

57 tahun lalu

Kasus Gangguan Jiwa Berat di Bandung Naik, Kesehatan Mental Jadi Perhatian

57 tahun lalu

Pria di Buleleng Oplos LPG Subsidi ke Tabung 12 Kg, Sehari Dapat Rp1 Juta Kini Dipenjara

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal