Gempa Magnitudo 5,1 di Buleleng, BPBD: Air Laut Surut dan Sirine Tsunami Bunyi Itu Tidak Benar

Nyoman Sudika
Genpa Magnitudo 5,1 yang mengguncang Buleleng, Bali mengakibatkan sejumlah rumah warga rusak. (Foto: istimewa)

JAKARTA, iNews.id – Kabar air laut surut dan sirine tsunami berbunyi tidak lama setelah gempa dengan Magnitudo 5,1 mengguncang Buleleng, Bali membuat panik masyarakat.

Kepala pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bali, I Made Rentin mengatakan, tidak benar air laut surut dan sirine tsunami berbunyi saat gempa mengguncang Buleleng.

“Baru saja saya hubungi Camat Seririt Nyoman Riang Pustaka menegaskan dua hal, yakni tidak benar air laut surut dan tidak benar sirine tsunami berbunyi,” kata dia dalam keterangan tertulisnya, Kamis (14/11/2019).

Dia menjelaskan, tombol aktivasi sirine berada di Pusdalops BPBD Bali. Selain itu, BPBD tidak pernah mengaktifkan sirine tsunami tersebut karena memang rilis BMKG gempa tidak berpotensi tsunami. Tower sirine tsunami milik BPBD, juga berada di Desa Sulanyah, bukan di Desa Pengastulan.

“Kami tidak pernah mengaktifkan sirine (tsunami) tersebut. Jadi kami tegaskan tidak ada bunyi sirine tsunami di Seririt,” ucapnya.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Gempa Hari Ini M 3,9 Guncang Gayo Lues Aceh, Titik Pusat di Darat

57 tahun lalu

Update Gempa M 6,7 Sulawesi Tengah: 1.652 Rumah Rusak, 3 Tewas dan 91 Luka-Luka

57 tahun lalu

Gempa Terkini M 4,7 Guncang Sigi Sulteng, Titik Pusat di Darat 5 Km

57 tahun lalu

Update Gempa M 6,7 Guncang Sulteng, 1.074 Rumah Rusak, 73 Luka-Luka dan 1 Tewas

57 tahun lalu

6 Fakta Gempa Dangkal M6,7 Guncang Sulawesi Tengah, Nomor 4 Picu Kerusakan Massif

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal