Diduga Korban Human Trafficking, 13 Warga Bali Telantar di Abu Dhabi

Chusna Mohammad
Ilustrasi pelaku perdagangan manusia kelas internasional. (Foto: Reuters)

DENPASAR, iNews.id - Belasan warga Bali Telantar di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (UEA). Mereka diduga menjadi korban perdagangan orang (human trafficking).

Dugaan perdagangan orang muncul setelah foto-foto mereka diunggah di media sosial. Mereka disebut dalam kondisi telantar dan tidak bisa pulang ke Indonesia.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan ESDM Bali Ida Bagus Ardha mengatakan, masih menelusuri kasus tersebut.

"Kita masih telusuri melalui konsulat jenderal RI di sana, (Abu Dhabi)" katanya, Rabu (7/9/2022).  

Ardha mengaku belum mendapat laporan resmi mengenai masalah ini. Karena itu, pihaknya meminta bantuan Konjen RI untuk memastikan keberadaan 13 warganya. 

Selain itu, Ardha juga akan secepatnya menemui BP3MI Bali untuk menelusuri proses pemberangkatan hingga penempatan mereka. 

Ardha belum bisa memastikan apakah 13 warganya itu berangkat ke Dubai melalui jalur resmi atau ilegal. "Kalau resmi mestinya tercatat," ujar dia. 

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Panglima TNI Cek Kecanggihan Pesawat Dassault Mirage 2000-9 di Pangkalan Militer Al-Dafra 

57 tahun lalu

Pemulangan Warga Cimahi Korban Perdagangan Orang di Myanmar Tidak Mudah, Ini Penyebabnya

57 tahun lalu

Yenny Wahid Puji Masjid Sheikh Zayed Solo: Mirip Sekali dengan yang Asli di Abu Dhabi

57 tahun lalu

Dapat Restu Presiden Jokowi, Kemenag Akan Kelola Masjid Syeikh Zayed di Solo

57 tahun lalu

13 Perempuan asal Sukabumi Jadi Korban Perdagangan Orang, Modus Iming-iming Gaji Besar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal