Tak Ingin Kecolongan PMK, Pemkab Bangka Wajibkan Sapi Dikarantina 14 Hari

Antara
Sapi yang didatangkan ke Kabupaten Bangka wajib dikarantina 14 hari untuk mencegah penyakit mulut dan kuku. (Foto: ilustrasi)

BANGKA, iNews.id - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangka mewajibkan sapi yang dipasok ke wilayah mereka dikarantina 14 hari. Tindakan itu dilakukan untuk mencegah penyebaran penyakit mulut dan kuku (PMK).

"Kewajiban karantina bagi sapi yang akan dipasok ke wilayah Bangka guna mencegah sebaran varian penyakit mulut dan kuku (PMK)," kata Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan, Dinas Pangan dan Pertanian Kabupaten Bangka, Krisnaningsih di Sungailiat, Jumat (3/6/2022).

Dia menjelaskan, kewajiban karantina dilakukan di daerah asal dan bukan setibanya di Bangka. Selain itu sapi yang dipasok ke Bangka juga harus memiliki dokumen Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH).

"SKKH wajib dilengkapi oleh pemasok untuk menjamin kondisi hewan benar-benar sehat," tuturnya.

Menurutnya tim kesehatan hewan di Bangka terus memperketat pengawasan sapi yang diduga suspek PMK dengan memberikan vitamin untuk meningkatkan imunitas hewan. Tim kesehatan hewan juga melakukan disinfeksi di kandang.

Dia menambahkan, masyarakat tidak perlu khawatir apabila ada sapi yang positif PMK. Menurutnya sapi tersebut masih dapat disembuhkan dan layak potong. 

Menurutnya sapi yang didatangkan ke Bangka berasal dari Pulau Madura, Jawa Timur. Sapi-sapi tersebut untuk kebutuhan Hari Raya Idul Adha.

Editor : Reza Yunanto
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Desa Cikaso Kuningan Catat Rekor Kurban 28 Sapi, Daging Berlimpah Dibagikan ke Warga

57 tahun lalu

Peleburan Timah Ilegal di Bangka Digerebek, 1 Orang Ditangkap 1,2 Ton Pasir Timah Disita

57 tahun lalu

Perkelahian Pemuda di Bangka, 1 Orang Tewas Tertusuk Jadi Korban Salah Sasaran

57 tahun lalu

Hari ke-6 Pencarian, 1 dari 7 Korban Longsor Tambang Timah di Bangka Ditemukan

57 tahun lalu

Tambang Timah di Bangka Longsor, 6 Pekerja Tewas Tertimbun 1 Belum Ditemukan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal