Nelayan Sungailiat Usir Kapal Penambang Pasir di Perairan Air Kantung

Endang Kurniawan
Aksi penolakan nelayan Sungailiat terhadap aktivitas pengerukan pasir oleh PT Pulomas Sentosa dan PT SMB di perairan Air Kantung Sungailiat, Jumat (2/10/2020). (Foto:iNews.id/Endang Kurniawan)

BANGKA, iNews.id – Puluhan orang yang tergabung dalam nelayan tradisional Sungailiat, Kabupaten Bangka, Provinsi Bangka Belitung, mengusir kapal pengisap pasir di perairan Air Kantung, Sungailiat, Jumat (2/10/2020) sore. Kapal itu diketahui milik PT Pulomas Sentosa dan PT Seputih Makmur Bersama (SMB).

Dalam aksinya, nelayan yang menggunakan kapal meminta segala bentuk aktivitas penambangan pasir laut segera dihentikan. Sebab, aktivitas itu dinilai merusak ruang tangkap nelayan dan abrasi di beberapa titik pesisir pantai.

Koordinator aksi, Andu Rusli mengatakan, aksi kali ini sebagai bentuk protes masyarakat pesisir yang peduli terhadap laut Bangka.

"Kami minta kapal- kapal penghisap pasir ini segera hengkang dari perairan Air Kantung, karena banyak merugikan kepentingan nelayan kecil," ujarnya.

Nelayan mengancam bila protes mereka tidak diindahkan oleh pihak pengusaha, maka aksi penolakan akan terus berlanjut.

Kepala Cabang PT Pulomas Sentosa, Yanto mengatakan, pihaknya bekerja sesuai dengan perizinan.

"Silakan bila ada aksi penolakan yang dilakukan oleh nelayan. Kami bekerja disini sesuai dengan ketentuan dan perizinan yang sah," katanya.

Editor : Ikhsan Firmansyah
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Peleburan Timah Ilegal di Bangka Digerebek, 1 Orang Ditangkap 1,2 Ton Pasir Timah Disita

57 tahun lalu

Perkelahian Pemuda di Bangka, 1 Orang Tewas Tertusuk Jadi Korban Salah Sasaran

57 tahun lalu

Hari ke-6 Pencarian, 1 dari 7 Korban Longsor Tambang Timah di Bangka Ditemukan

57 tahun lalu

Tambang Timah di Bangka Longsor, 6 Pekerja Tewas Tertimbun 1 Belum Ditemukan

57 tahun lalu

1.000 Tambang dan 5 Juta Hektare Lahan Kelapa Sawit Ilegal Ditindak di Bangka Belitung

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal