ACEH BARAT, iNews.id - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Barat memastikan rehabilitasi jembatan gantung yang menghubungkan Gampong Canggai dan Gampong Jambak, Kecamatan Pante Ceureumen, segera dilaksanakan. Jembatan tersebut terputus akibat banjir bandang yang melanda wilayah itu pada akhir November 2025.
Jembatan gantung tersebut menjadi akses utama masyarakat pedalaman dan kini masuk dalam prioritas pembangunan infrastruktur daerah. Putusnya jembatan berdampak pada berbagai aktivitas warga, mulai dari pendidikan, ekonomi, hingga layanan kesehatan.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Aceh Barat, Fadly Octora, mengatakan saat ini pemerintah sedang menyelesaikan proses administrasi dan persiapan tender sebelum pekerjaan fisik dimulai.
“Rencananya dalam waktu dekat akan segera ditender. Kami menargetkan awal Juli 2026 pengerjaan fisik sudah mulai dilakukan,” ujar Fadly, Selasa (9/6/2026).
Untuk mendukung proyek tersebut, Pemerintah Kabupaten Aceh Barat telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp1 miliar yang bersumber dari Transfer Kas Kedaerahan (TKKD) dalam APBK Aceh Barat Tahun Anggaran 2026.