Gampong Tijien Daboh Lanjutkan Tradisi Menganyam Tikar, Peninggalan Nenek Moyang 

Jamal Pangwa
Warga Gampong Tijien Daboh, Kecamatan Ulim, Kabupaten Pidie Jaya, Aceh, melanjutkan tradisi menganyam tikar peninggalan nenek moyang. Mereka menganyam tikar berbahan dasar pandan berduri. Foto: iNews.id/Jamal Pangwa

PIDIE JAYA, iNews.id - Kaum hawa di Gampong Tijien Daboh, Kecamatan Ulim, Kabupaten Pidie Jaya, Aceh, melanjutkan tradisi menganyam tikar peninggalan nenek moyang. Mereka dengan telaten menganyam tikar dari daun pandan berduri setiap hari di bawah rumah adat Aceh.

Salah seorang penganyam, Mahdalena, mengatakan, tikar digunakan untuk keperluan sehari-hari warga Aceh sejak jaman kerajaan. Tikar bisa menjadi alas tempat tidur, tempat duduk, hingga untuk menyambut tamu.

"Karena sudah dibuat dari masa nenek moyang, sebab keperluan tikar ini bisa digunakan untuk berbagai hal, seperti tempat duduk tamu, tempat sembahyang, untuk membalut keranda orang meninggal," kata Mahdalena, Rabu (30/6/2021).

Menganyam tikar dari pandan berduri merupakan tradisi perempuan Gampong Tijien Daboh. Proses pembuatannya tidak mudah, karena harus mencari bahan baku ke hutan,  membersihkan duri, membelah menjadi kecil, digosok, direbus, direndam semalaman kemudian dijemur selama satu hari.

Setelah itu, diberi warna sesuai dengan motif yang diinginkan, kemudian dijemur kembali selama setengah hari, dan digosok hingga lembut. Sedangkan proses menganyam paling cepat selesai dalam dua hari, namun untuk tikar sepanjang empat meter butuh waktu pengerjaan selama satu bulan.

Selain melanjutkan tradisi, kaum hawa Gampong Tijien Daboh bisa mendapatkan keuntungan ekonomi dari menganyam tikar daun pandan berduri. Mereka menjualnya dengan harga bervariasi tergantung ukuran.

Pada masa sekarang ini, penganyam tikar di Pidie Jaya tak lagi banyak seperti dulu. Namun masih banyak warga yang mencari tikar sebagai pelengkap kebutuhan rumah tangga.

Editor : Erwin C Sihombing
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Perempuan di Jombang Diduga Aniaya Adik Kandung hingga Tewas, Polisi Bongkar Makam

57 tahun lalu

Gempa Bumi Guncang Sinabang Aceh, Cek Kekuatan Magnitudonya!

57 tahun lalu

Gempa Hari Ini Magnitudo 4,4 Guncang Gayo Lues Aceh

57 tahun lalu

Penggerebekan Judi Tembak Ikan di Karo, 2 Perempuan Ditangkap

57 tahun lalu

Gempa Hari Ini Magnitudo 4,9 Guncang Sabang Aceh

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal