VKTR Bangun Pabrik Perakitan Bus Listrik di Indonesia, Kapasitas Produksi 1.500 Unit per Tahun

Dani M Dahwilani
VKTR ekspansi membangun pabrik perakitan bus listrik dan truk listrik di Indonesia dengan kapasitas produksi 1.500 unit per tahun. (Foto: VKTR)

JAKARTA, iNews.id - PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (VKTR) ekspansi membangun pabrik perakitan bus listrik dan truk listrik di Indonesia. Langkah ini ditandai dengan dimulainya produksi bus listrik di Magelang, Jawa Tengah.

Fasilitas tersebut merupakan joint venture antara VKTR dengan PT Tri Sakti, melalui perusahaan patungan PT VKTR Sakti Industries. Pada tahap pengembangan, VKTR juga berkolaborasi dengan perusahaan konstruksi asal China, Automotive Engineering Corporation (AE Corp).

Memiliki luas bangunan 1,8 hektare di atas lahan 4,05 hektare, pabrik tersebut memiliki kapasitas produksi 1.500 unit per tahun atau sebanyak 6 unit per hari. Fasilitas mencakup area perakitan chassis (CKD), perakitan cabin, pengelasan, pengecatan, general assembly, trimming, debugging, retrifikasi untuk body and function test, rear truck body, final audit dan testing.

“Ekspansi dan pengembangan fasilitas produksi ini adalah bukti kesungguhan kami mendukung program pemerintah mencapai Net Zero Emission 2060. Kami berkomitmen secara bertahap meningkatkan tingkat kandungan dalam negeri (TKDN) hingga 80 persen," ujar Direktur Utama VKTR, Gilarsi W Setijono dalam keterangan persnya dilansir Selasa (11/7/2023).

Dia menerangkan, fasilitas eksisting yang ada saat ini sudah siap berproduksi dan dalam proses menyelesaikan batch pertama bus listrik BYD dengan karoseri lokal. Ekspansi dilakukan bertujuan meningkatkan kemampuan kapasitas. 

"Kami juga membuka kemungkinan terus menambah kapasitas serta memperluas skala dan fasilitas, seiring dengan peningkatan volume produksi," kata Gilarsi.

Founder Tri Sakti, Widodo bersyukur perusahaan dapat berkontribusi dalam kerja sama tersebut. "Ini menjadi lompatan besar bagi kami, sekaligus menjadi sumbangsih kami bagi Indonesia. Sebagai pabrik kendaraan listrik pertama di bidang heavy mobility dan kendaraan niaga dalam negeri, kami berkomitmen memproduksi kendaraan ramah lingkungan dan mendukung upaya pemerintah mencapai target peningkatan penggunaan kendaraan listrik di Indonesia," ujarnya.
 
Diketahui, VKTR saat ini tengah fokus dalam pengembangan ekosistem kendaraan listrik segmen heavy mobility di Indonesia. Mereka bekerja sama dengan perusahaan kendaraan listrik terbesar  asal China BYD Auto.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
5 bulan lalu

Pramono bakal Tambah Armada Bus Listrik Transjakarta, Targetkan Tembus 10.000 Unit di 2030

6 bulan lalu

Jakarta Makin Hijau! Bus Medium Listrik Dek Tinggi dari INVI Siap Mengaspal

7 bulan lalu

Jakarta Bebas Asap! Transjakarta Targetkan 10.000 Armada Bus Listrik

12 bulan lalu

Gubernur Pramono Luncurkan Transjakarta Rute Blok M-Ancol, Gunakan 13 Bus Listrik

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal