Oli Palsu Makin Identik, Kepolisian Curigai Ada Indikasi Mafia

Muhamad Fadli Ramadan
Ilustrasi oli palsu. (Foto: Polda Jateng)

JAKARTA, iNews.id– Peredaran oli palsu masih terjadi di Indonesia, bahkan jumlahnya meningkat pada tahun ini. Angka kasus pemalsuan oli memang terus berubah setiap tahunnya, tapi kualitas dari pelumas yang dipalsukan semakin meningkat. 

Peningkatan tersebut bisa terlihat dari kemasan, kekentalan oli, dan warnanya yang semakin mirip dengan produk asli yang dipalsukan.

Dijelaskan Yomie Harlin, wakil ketua umum Asosiasi Pelumas Indonesia (Aspelindo), secara kasat mata, kemasan oli palsu sangat mirip dengan aslinya. Oleh sebab itu, banyak masyarakat yang tertipu dan mendapat kerugian karena kendaraannya rusak.

“Segi tampilan bisa dikatakan sangat identik. Saya sendiri kalau disodorkan dua sampel oli palsu dan asli, mungkin sulit membedakannya. Memang butuh orang yang ahli untuk melihat perbedaannya,” kata Yomie di Jakarta Selatan, beberapa waktu lalu.

Meski begitu, oli palsu tetap memiliki kualitas yang lebih rendah dibandingkan produk asli. Jika digunakan secara terus-menerus, maka dapat merusak komponen dalam mesin akibat gesekan karena tidak terlumasi dengan baik.

Editor : Ismet Humaedi
Artikel Terkait
Nasional
20 jam lalu

Tampang Andre The Doctor, Pemasok Narkoba Ko Erwin yang Ditangkap di Malaysia

Buletin
1 hari lalu

JK Laporkan Rismon Sianipar ke Bareskrim Polri, Menyusul Empat Youtuber 

Nasional
4 hari lalu

Bareskrim Periksa 90 Saksi hingga Blokir 80 Rekening terkait Kasus Dana Syariah Indonesia

Nasional
4 hari lalu

Bareskrim Segel 2 Tempat Hiburan Malam di Bali, Temukan Peredaran Narkoba

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal