Jangan Langsung ke EV, Pembangunan Mobil Nasional Perlu Dilakukan Bertahap

Muhamad Fadli Ramadan
Pengamat menyarankan pengembangan mobil nasional tidak dilakukan tergesa-gesa langsung lompat ke kendaraan listrik (EV). (Foto: Pindad)

JAKARTA, iNews.id - Presiden Prabowo Subianto berencana membangun mobil nasional dalam 3 tahun ke depan. Langkah ini diapresiasi banyak pihak.

Pengamat otomotif dari Institut Teknologi Bandung (ITB) Yannes Pasaribu menilai kemandirian teknologi otomotif Indonesia harus ditempuh dengan pendekatan bertahap dan realistis. Pengembangan mobil nasional tidak dilakukan tergesa-gesa langsung melompat ke kendaraan listrik (EV). Membuat mobil konvensional dengan mesin pembakaran di tahap awal jadi langkah tepat.

"Mobil ini sebaiknya mengadopsi pendekatan bertahap untuk memastikan kemandirian teknologi dan kesiapan infrastruktur nasional. Mulai dari varian drivetrain ICE konvensional Euro 4–5 yang comply terhadap bioetanol dan biodiesel, lalu masuk ke HEV selain BEV," kata Yannes.

Dia menjelaskan strategi bertahap ini penting agar pengembangan mobil nasional tetap sejalan dengan kondisi geografis dan karakteristik wilayah di Indonesia. Dia menekankan setiap daerah memiliki kesiapan infrastruktur dan kebutuhan yang berbeda.

Salah satu contoh yang dianggap bisa menjadi pijakan awal adalah platform Maung milik PT Pindad. Yannes menilai kendaraan tersebut sudah terbukti tangguh dan memiliki sifat modular yang memungkinkan pengembangan ke berbagai jenis kendaraan.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
Nasional
3 jam lalu

Prabowo Minta Dukungan ASEAN untuk Bangun Proyek PLTS 100 GW di RI

Nasional
5 jam lalu

Presiden Prabowo Tiba di KTT ASEAN 2026, Naik Maung Garuda

Nasional
14 jam lalu

Diaspora RI di Filipina Antusias Sambut Prabowo: Senang Bisa Bertemu, Sangat Ramah

Nasional
19 jam lalu

Menhut: Presiden Siapkan Inpres Khusus Selamatkan Gajah Sumatra dan Kalimantan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal