Cerita Mobil F1 Red Bull Racing Melaju Lebih Kencang 

Dani M Dahwilani
Sergio Perez berdiri di podium Grand Prix Formula 1, Sirkuit Baku, Azerbaijan. (Foto: Mobil 1). 

JAKARTA, iNews.id - Tim Red Bull Racing kembali menjadi kendaraan terkencang di Grand Prix Formula 1 (F1), Azerbaijan. Kali ini, melalui pembalap Sergio Perez yang berdiri podium teratas menyusul kecelakaan Max Verstappen di pengunjung lomba. 

Max nyaris meraih kemenangan ketika di lap ke-47, dia kehilangan kendali dan menabrak pagar pembatas lintasan lurus utama Sirkuit Baku dengan kecepatan tinggi, dan balapan diputuskan untuk dihentikan sementara dengan tiga lap tersisa. 

Sergio menyelesaikan dua lap terakhir setelah restart ketika Lewis Hamilton membuat kesalahan di tikungan pertama.

"Saya prihatin untuk Max, dia menjalani balapan dengan sangat baik dan dia pantas menang, tapi pada akhirnya adalah balapan yang fantastis bagi kami. Ketat, tapi kami mampu menyelesaikan balapan ini. Hamilton menekan saya, saya mendapati banyak tekanan dari dia. Tapi pada restart, saya bertekad, saya tidak ingin kehilangan ini," ujar Sergio, pembalap asal Meksiko itu setelah lomba.

GP Azerbaijan sering kali menampilkan balapan yang menantang karena digelar di sirkuit jalan raya yang memadukan lintasan lurus panjang untuk kesempatan overtaking yang besar, kesempatan ini diambil Sergio melaju ke runway tikungan pertama dan meraih kemenangan pertamanya di Baku dan kedua dalam kariernya.

“Tentunya kami bangga Checo bisa menang di GP Azerbaijan, karena dukungan kami terus mengalir terutama dari penggemar F1 di Indonesia, apalagi pelumas yang dipakai di mobil balap RB16B menggunakan pelumas Mobil 1,” ujar Mobil Consumer Brand General Manager, Rommy Averdy dalam keterangan persnya, Selasa (8/6/2021).

Dia menyebutkan Checo berhasil menambah poin kemenangan kali ini, namun Max juga masih di posisi teratas klasemen sementara. "Kedua pembalap ini sungguh membanggakan. Ini didukung teknologi canggih dari kendaraan dan formulasi Mobil 1,” kata Rommy.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Unjuk Teknologi, BYD Siap Tantang Ferrari dan McLaren di Formula 1

57 tahun lalu

Kenapa Sirkuit Mandalika Belum Layak Gelar F1? Begini Penjelasannya

57 tahun lalu

Perang Timur Tengah, Balap F1 di Bahrain dan Arab Saudi Dibatalkan

57 tahun lalu

Krisis Timur Tengah Mengancam Kalender F1 2026: GP Bahrain dan Arab Saudi Bisa Batal!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal