Waspada, Uap Air Penyebab Hujan Masih Tinggi hingga Februari 2023

Binti Mufarida
Uap air penyebab hujan di Indonesia masih tinggi hingga Februari 2023. (Foto: Ilustrasi/Ist).

JAKARTA, iNews.id - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengingatkan masyarakat agar waspada terhadap potensi hujan. Beberapa faktor yang mempengaruhi cuaca saat ini uap air penyebab hujan di Indonesia masih tinggi hingga Februari 2023 mendatang.

“Indian Ocean Dipole kita masih negatif artinya uap air, uap hujan di atas negara kita ini sampai nanti mungkin pertengahan atau akhir Februari itu masih akan lebih tinggi dari normalnya musim hujan,” kata Plt. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari dikutip dari Youtube BNPB, Selasa (15/11/2022).

Saat ini, beberapa faktor yang mempengaruhi kondisi cuaca di Indonesia akan meningkatkan intensitas hujan. 

“Tetapi ada faktor-faktor misalkan ada Ocean Dipole yang masih negatif di perairan barat kemudian ada efek La Nina di Pasifik, sehingga awan hujan kita itu lebih basah dari biasanya,” tambahnya.

Namun, Aam mengatakan yang menjadi perhatian ketika intensitas hujan tinggi meningkat dan kondisi tanah tidak bisa menyerap dengan baik maka akan terjadi banjir.

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Antisipasi Karhutla, BNPB Gelar Modifikasi Cuaca di Jambi

57 tahun lalu

BNPB: Cuaca Ekstrem Picu Banjir dan Angin Kencang di Sejumlah Wilayah

57 tahun lalu

BNPB: 40 Rumah Rusak akibat Angin Kencang di Ciputat Tangsel

57 tahun lalu

Fenomena Hari Tanpa Hujan Picu Kekeringan di Bima hingga Karhutla di Lhokseumawe

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal