Wapres Ma'ruf: Kalau Presiden Mau, Pasti Ada Reshuffle

Carlos Roy Fajarta
Wapres Ma`ruf Amin (dok. Setwapres)

JAKARTA, iNews.id - Wakil Presiden Ma’ruf Amin kembali angkat suara mengenai isu perombakan atau reshuffle kabinet. Wapres menegaskan reshuffle merupakan hak prerogatif Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Menurutnya, jika sang presiden menghendaki pasti reshuffle bakal terjadi.

"Orang bisa lihat dan itu hak prerogatif presiden. Nanti presiden yang memutuskan semua. Nanti masuk semua informasi-informasi itu menteri itu kayak gini, menteri ini kayak gini. Itu nanti di tangan Presiden. Tunggu saja. Saya kira, kalau presiden mau pasti ada reshuffle," ujar Ma'ruf di Masjid Raya At-Taqwa, Jakarta Timur, Jumat (6/1/2023).

Ma'ruf menilai reshuffle akan terjadi apabila presiden menilai ada menteri yang tidak bekerja dengan baik.

"Kalau soal reshuffle itu adalah hak prerogratif dari presiden. Dan presiden kapan saja bisa melakukan reshuffle, kalau dilihat misalnya ada pembantunya, menterinya, yang tidak form, yang tidak bekerja dengan baik. Saya kira kita tunggu saja," ujar Ma'ruf.

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Mensesneg Pastikan Menkeu dan Gubernur BI Tak Diganti: Justru Harus Kita Perkuat

57 tahun lalu

Purbaya soal Beredar Isu Kena Reshuffle: Buat Guncang-Guncang Pasar Kali

57 tahun lalu

Istana Buka Suara soal Isu Purbaya Mundur dari Menkeu

57 tahun lalu

Qodari Resmi Jadi Kepala Bakom, Harta Kekayaannya Tembus Rp261 Miliar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal