Wapres Ma'ruf Amin Harapkan Pesantren Bisa Mencetak Gus Iwan, Apa Itu?

Binti Mufarida
Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin. (Foto: Ist)

JAKARTA, iNews.id -Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin mengharapkan pesantren di seluruh pelosok Tanah Air bisa mencetak “Gus Iwan”. Artinya santri bagus, pintar mengaji, dan juga menjadi usahawan.

“Ke depan melalui beragam bentuk gagasan dan terobosan, Saya yakin Pesantren tidak hanya akan dapat mencetak saya sebutnya Gus Iwan, pesantren itu mencetak Gus Iwan, Gus Iwan itu santri bagus ya, apa namanya itu, pinter ngaji, usahawan,” kata Wapres  di tengah peresmian Bank Wakaf Mikro (BWM) Pesantren Modern Pondok Karya Pembangunan DKI Jakarta, Kamis (24/3/2022).

Selain itu, Wapres juga berharap agar pesantren juga bisa menjadi pelestari lingkungan sekitar. “Tapi juga Gus Iwan Plus, ada plusnya lagi, jadi santri bagus, pinter ngaji, usahawan dan pelestari lingkungan sekitarnya.”

Hal ini seperti yang dicontohkan oleh Pesantren Modern Pondok Karya Pembangunan DKI Jakarta yang mempunyai gerakan biokonversi sampah organik. “Saya juga menyambut baik gerakan green ekonomi melalui biokonversi sampah organik yang menggunakan Lalat Black Soldier Fly yang dikembangkan di tempat ini,” kata Wapres.

“Program ini sangat positif untuk mewujudkan ekonomi hijau secara nyata di wilayah perkotaan yang dilakukan bersama civitas pesantren,” tambahnya.

Sehingga, kata Wapres, melalui program-program yang dikembangkan oleh Pesantren Modern Pondok Karya Pembangunan akan semakin mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat Pesantren dan mengurangi kesenjangan masyarakat di sekitarnya. 

“Pada saat yang sama turut mengurangi risiko kerusakan lingkungan akibat dari pada aktivitas perekonomian yang kurang terukur dan kurang terkendali. Sehingga ini merupakan salah satu upaya. Langkah baik seperti inilah yang kita harapkan dapat diadopsi dan direplikasi sesuai kearifan lokal di berbagai pelosok Tanah Air,” tegas Wapres.

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Majelis Masyayikh di Sidang MK: Negara Wajib Biayai Pendidikan Pesantren

57 tahun lalu

Pengusaha Dukung Penguatan Tata Kelola Ekspor SDA, Minta Kepastian Hukum dan Implementasi Bertahap

57 tahun lalu

Pemerintah Pastikan Evaluasi Operasional DSI 3 Bulan Pertama sejak Beroperasi

57 tahun lalu

Kasus Pencabulan di Padepokan Padang Ati Pekalongan, Kemenag Jamin Pendidikan Santri Tetap Lanjut

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal