Tunda Latihan Penembakan Torpedo, KSAL: Konsentrasi Cari KRI Nanggala

Riezky Maulana
KSAL Laksamana Yudo Margono menunda latihan penembakan torpedo agar pencarian kapal selam KRI Nanggala fokus. (Foto: Dispen Kormar)

JAKARTA, iNews.id - Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Yudo Margono telah memutuskan untuk menunda latihan penembakan torpedo. Dia mengatakan semua unsur akan difokuskan untuk mencari kapal selamKRI Nanggala-402 yang hilang kontak di perairan utara Bali, Rabu (21/4/2021) dini hari.

Hal itu diungkapkan KSAL saat menggelar konferensi pers bersama MenhanPrabowo Subianto, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, dan Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo, Kamis (22/4/2021).

"Jadi seluruh unsur yang tergabung dalam latihan penembakan terpedo terdiri atas 21 KRI yang berada di laut, dua kapal selam, dan lima pesawat udara yang mendukung latihan ini. Latihan kami tunda, kita konsentrasikan untuk pencarian kapal selam," ucap Yudo.

Dia memaparkan, sampai saat ini belum diketahui nasib KRI Nanggala-402 apakah sudah tenggelam atau tidak. Menurutnya, belum ada bukti otentik yang membuktikan hal tersebut.

"Jadi sampai sekarang belum ada bukti otentik. Artinya belum terdeteksi di mana posisinya," tuturnya.

Editor : Rizal Bomantama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pertimbangan Prabowo Tunjuk Nanik S Deyang jadi Kepala BGN: Tegas-Disiplin Jalankan SOP

57 tahun lalu

Saatnya Reformasi Kelembagaan BGN dan Tata Kelola MBG

57 tahun lalu

Resmi! Prabowo Terbitkan Aturan Ekspor 3 Komoditas lewat BUMN DSI

57 tahun lalu

Alasan Prabowo Pilih Nanik S Deyang jadi Kepala BGN Gantikan Dadan Hindayana

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal