Tragedi Kemanusiaan, Komnas HAM Minta Kebakaran Lapas Tangerang Diusut Tuntas

Isty Maulidya
Ketua Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik. (Foto: Dok. Sindo Media).

TANGERANG, iNews.id - Komisi Nasional untuk Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) menilai peristiwa kebakaran di Blok C2 Lapas Klas I Tangerang, Rabu (9/9/2021) merupakan masalah kemanusiaan. Selain itu lapas tersebut diketahui kelebihan kapasitas, bahkan hingga mencapai 400 persen.

Ketua Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik meminta, agar semua pihak terkait mengusut tuntas kasus ini karena menyangkut masalah kemanusiaan. 

"Ini sebenarnya adalah tragedi, ada 41 (bertambah jadi 44) orang yang meninggal dunia. Lalu, lapas di Indonesia itu over kapasitas dan itu persoalan yang sistemik," ujar Taufan di Jakarta, Kamis (9/9/2021).

Dia menuturkan, usia lapas yang sudah tua, namun sejak pertama kali dibangun belum ada pembenahan instalasi listrik. "Kami minta untuk melakukan satu penyidikan yang lebih mendalam, lebih objektif dan transparan sehingga semua masyarakat ini tahu apa yang sebetulnya terjadi," tuturnya.

Selain itu dia meminta kepada Kapolda Metro Jaya untuk mengusut penyebab kebakaran meski bukti yang ada merujuk pada korsleting listrik.

"Kalau soal investigasi yang lebih dalam  tentu kita sudah kontak juga dengan kapolda untuk benar benar melakukan satu penyidikan serius, mendalam untuk mencar penyebab, kenapa ini bisa terjadi," katanya.

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
2 hari lalu

Pramono Ingatkan Bahaya Kebakaran saat Kemarau Panjang: Jangan Asal Buang Puntung Rokok

4 hari lalu

Kebakaran Kapal di Dermaga Ujung Pluit Jakut, 60 Petugas Damkar Turun Tangan

5 hari lalu

Bikin Susah Banyak Orang, Pria di Sumsel Bakar 11 Rumah gegara Marah kepada Istri

5 hari lalu

Kebakaran Landa Rumah di Cengkareng Jakbar, 75 Personel Damkar Diterjunkan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal