TNI: Prajurit Hadir di Ranah Sipil Jangan Buru-buru Dianggap Militerisme

Danandaya Arya Putra
Kapuspen TNI Brigjen Muhammad Nas (foto: Danandaya Arya Putra)

JAKARTA, iNews.id -TNI meminta masyarakat tidak terburu-buru menyimpulkan keterlibatan prajurit di program pemerintah atau di ranah sipil sebagai bentuk militerisme. TNI menyatakan tidak ada militerisme di ranah sipil.

"Saya mengimbau kepada masyarakat, teman-teman saya di luar sana, jangan buru-buru menyebut kehadiran kami di ranah sipil sebagai program militerisme," ucap Kepala Pusat Penerangan TNI Brigjen Muhammad Nas di Jakarta Timur, Selasa (9/6/2026).

Nas menjelaskan, yang perlu dipahami dari keterlibatan TNI di berbagai program sipil adalah tujuan, dasar hukum, ruang lingkup tugas, serta manfaat yang dirasakan masyarakat.

"Tujuannya, dasar hukumnya ada atau tidak, yang paling utama dampak ke masyarakatnya," ujar Nas.

Dia mencontohkan keterlibatan TNI dalam penanganan begal dilandasi dengan ketentuan di peraturan perundang-undangan. Menurutnya, prajurit juga memiliki kewajiban membantu masyarakat apabila menemukan tindak kejahatan yang terjadi di hadapan mereka.

"Jadi bahasanya lebih dikedepankan adalah kebutuhan masyarakatnya yang dilandasi dengan undang-undang dan peraturan yang berlaku," kata Nas.

"Masyarakat depan mata ada begal, saya TNI tidak boleh tangani begal, saya biarkan, saya kena lebih berat, pasal pembiaran. Kalau pemerintah menerapkan seperti itu (meminta bantuan TNI) ada dasarnya, apa? Permintaan dari kepolisian namanya operasi perbantuan," katanya.

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kapuspen Tegaskan Meritokrasi di TNI: Promosi Jabatan Sesuai Kompetensi Prajurit

57 tahun lalu

Prabowo Bertemu Panglima dan Para Kepala Staf TNI, Dapat Kabar Baik Pembangunan di Papua

57 tahun lalu

Kapuspen TNI: Tentara Ikut Buru Begal karena Kebutuhan Masyarakat

57 tahun lalu

Viral Sekolah di NTT Disebut Digusur demi Kopdes, Ini Penjelasan TNI

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal