TNI Kirim Tim Advance Basarnas dan BNPP ke Turki, Bantu Penanganan Gempa

riana rizkia
Petugas penyelamat mengevakuasi korban gempa di Turki, Senin (6/2/2023). (Foto: Reuters)

JAKARTA, iNews.id - TNI akan memberangkatkan tim advance untuk membantu korban bencana gempa di Turki. Tim ini terdiri atas pesonel Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) dan Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP).

Panglima TNILaksamana Yudo Margono mengatakan, tim advance tersebut diagendakan akan berangkat menuju Turki pada Jumat (10/2/2023). 

"Jadi nanti tim advance dulu dari Basarnas atau BNPP, nanti kita dukung dengan satu pesawat Boeing dan Hercules. Ini dalam waktu dekat, Jumat besok ya tim advance ini," ujar Yudo saat ditemui usai Rapat Pimpinan (Rapim) TNI Tahun 2023 di Museum Satriamandala Jakarta Selatan, Kamis (9/2/2023). 

Yudo menjelaskan, tim tersebut akan melihat terlebih dahulu kondisi di lapangan sehingga dapat memetakan bantuan seperti apa yang dibutuhkan. Adapun tim yang dikirimkan ke lokasi bencana merupakan tenaga kesehatan dan tim anjing pelacak untuk membantu mencari korban gempa. 

"Nanti ke depan tim yang ke sana, apa yang dibutuhkan baru akan kita kirim berikutnya. Mungkin tim tenaga kesehatan, mungkin tim anjing pelacak untuk mencari korban. Nah itu," katanya.

Yudo menegaskan, TNI telah menyiapkan sejumlah bantuan untuk para korban gempa. Namun, pengiriman masih menunggu data dari tim advance agar fokus pada bantuan yang prioritas dibutuhkan.

"Tim advance dulu, tapi bantuan sudah kita siapkan ya, itu bantuan tenaga kesehatan, barang-barang tadi yang dibutuhkan di sana. Nah itu tadi tim advance itu diharapkan bantuannya fokus apa yang dibutuhkan di sana," ucapnya.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Tegas! Erdogan: Israel Ancaman bagi Turki dan Dunia

57 tahun lalu

TNI Gelar Nobar Piala Dunia 2026 di Seluruh Markas Prajurit, Warga Diajak Datang

57 tahun lalu

4 TNI Penyerang Andrie Yunus Divonis 1,5 hingga 3 Tahun, Yusril: Tak Ada Tempat bagi Aparat Pelanggar Hukum

57 tahun lalu

Menteri Turki Sebut Yerusalem Akan Direbut Umat Islam, Israel Murka

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal