TKN Sebut Politik Pesimistis Prabowo-Sandi Bisa Mengompori Rakyat

Felldy Aslya Utama
Juru bicara TKN Jokowi-Ma'ruf Amin menilai pernyataan-pernyataan Prabowo-Sandi yang bernada pesimistis bisa mengompori rakyat.

JAKARTA, iNews.id - Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengingatkan masyarakat pada tahun politik ini agar tidak mudah dipanas-panasi atau dikompori-kompori sehingga membuat situasi semakin panas.

Juru bicara tim kampanye nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Amin, Ace Hasan Syadzily mengatakan, pasangan calon Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno yang kerap melempar narasi-narasi pesimistis seperti Indonesia bubar tahun 2030, 99 persen rakyat Indonesia hidup pas-pasan, hingga tempe setipis ATM ini juga dianggap bisa mengompori rakyat.

"Jadi buat kami narasi-narasi seperti itu sesungguhnya mengompori rakyat Indonesia untuk bersikap pesimis. Padahal kita ingin Indonesia ini maju dengan cara bagaimana kita menampilkan atau menawarkan gagasan-gagasan, program-program yang memang dinilai oleh masyarakat justru bisa menyelesaikan problem yang dihadapi Indonesia," kata Ace, di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (26/11/2018).

Ketua DPP bidang penggalangan opini dan media Partai Golkar ini menegaskan, TKN Jokowi-Ma'ruf Amin tidak pernah mengompori rakyat. Menurut dia, justru yang selalu mengompori rakyat itu pihak-pihak yang selama ini selalu melemparkan narasi-narasi ketidakpastian, pesimisme, dan membuat masyarakat Indonesia menjadi ketakutan.

"Oleh karena itu saya ingin pertegas bahwa justru kami yang selalu mengedepankan optimisme di dalam membangun Indonesia. Kami menawarkan berbagai program yang bisa menyelesaikan persoalan-persoalan yang dihadapi Indonesia dan kami juga tak bisa membiarkan kondisi ekonomi Indonesia dibuat sedemikian rupa penuh dengan pesimisme, penuh dengan ketidakpastian, dengan mengatakan hal-hal yang bersifat negatif terhadap Indonesia," katanya menegaskan.

Editor : Djibril Muhammad
Artikel Terkait
1 hari lalu

Rismon Sebut Perdebatan Perubahan File Ijazah Jokowi Harus Dibuktikan di Sidang

9 hari lalu

Gugatan Bonatua soal Ijazah Jokowi di PTUN Dicabut, Ini Alasannya

12 hari lalu

Jokowi Kenang Sosok Eks Mendag Rachmat Gobel: Menteri yang Kerja Keras

14 hari lalu

Tiba di Pengadilan Jakarta Timur, Dokter Tifa Siap Bacakan Eksepsi 37 Halaman

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal