Terungkap, Ada Perubahan Kajian Awal di Kasus Korupsi Laptop Chromebook!

Ari Sandita Murti
Kapuspenkum Kejagung Harli Siregar menjelaskan ada perubahan kajian awal terkait kasus korupsi laptop Chromebook. (Foto: Ari Sandita Murti)

JAKARTA, iNews.id - Kapuspenkum Kejagung RI, Harli Siregar mengungkapkan bahwa ada perubahan kajian awal dengan review di kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook. Hal itu dikonfirmasi terhadap eks Mendikbudristek, Nadiem Makarim.

Namun, kata Harli, pihaknya belum mengetahui siapa yang berperan dalam perubahan kajian teknis tersebut hingga akhirnya pengadaan disetujui. Sebab, sebelumnya, hasil kajian menunjukkan laptop Chromebook tidak cocok di Indonesia karena berbasis internet.

"Nah nanti siapa yang berperan terkait ini sehingga ada perubahan antara kajian awal dengan review terhadap kajian itu sehingga Chromebook dipilih menjadi sistem dalam pengadaan ini. Nah ini yang akan didalami oleh penyidik," ujarnya pads wartawan, Selasa (24/6/2025).

Menurutnya, ada rapat dalam jajaran Kemendikbudristek yang diikuti berbagai pihak berkaitan pengadaan laptop dan ada berbagai pandangan dan pendapat. Hal itu akhirnya berujung pada perubahan kajian awal dengan terpilihnya chromebook.

Dia menambahkan, pemeriksaan terhadap Nadiem dilakukan Kejagung salah satunya mendalami tentang perencanaan pengadaan laptop. Termasuk ada tidaknya penawaran dengan Google hingga Chromebook, yang mana semua itu juga bakal dikonfirmasi ke pihak lainnya pula.

"Masih pada seputar bagaimana perencanaan dan kaitan dengan para vendor. Ada hubungan-hubungan seperti penawaran yang dilakukan oleh pihak Google dan sebagainya terkait dengan Chromebook itu yang masih dibicarakan," katanya.

Sebelumnya, Nadiem diperiksa penyidik Kejagung selama 12 jam terkait pengawasan atas pelaksanaan pengadaan laptop. Harli menjelaskan ia dicecar 31 pertanyaan, salah satunya terkait rapat perubahan hasil kajian teknis laptop Chromebook.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
9 jam lalu

Penahanan Don Ritto dan Kebebasan Febrie Adriansyah Picu Keraguan Publik Atas Independensi Kejagung

11 jam lalu

YLBHI Soroti Penyerahan Kasus Febrie ke Kejagung, Desak KPK Ambil Alih Penyidikan

11 jam lalu

Kejagung: Febrie Adriansyah Tersangka Korupsi dan TPPU Asabri

14 jam lalu

Petisi Ahli: Kasus Eks Jampidsus Febrie Murni Proses Hukum, Tak Perlu Izin Presiden

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal