SPPG Bermasalah Ditutup Sementara usai Kasus Keracunan MBG, Zulhas: untuk Evaluasi dan Investigasi

Nur Khabibi
Menko Pangan, Zulkifli Hasan. (Foto: Tangkapan Layar)

JAKARTA, iNews.id - Pemerintah memutuskan untuk menutup sementara Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang bermasalah untuk dilakukan evaluasi dan investigasi. Penutupan tersebut merespons maraknya kasus keracunan makan bergizi gratis (MBG). 

Hal itu disampaikan Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan Zulkifli Hasan usai Rapat Koordinasi Penanggulangan KLB pada Program Prioritas Makan Bergizi Gratis di Kantor Kemenkes, Minggu (28/9/2025). 

"Pertama, SPPG yang bermasalah ditutup sementara, dilakukan evaluasi dan investigasi," kata pria yang akrab disapa Zulhas tersebut.

Namun, Zulhas belum menyebutkan jumlah SPPG yang akan ditutup sementara. 

Dia melanjutkan, evaluasi utamanya terkait kedisiplinan dan kualitas juru masak di seluruh SPPG yang ada. 

"Diwajibkan untuk sterilisasi alat makan, dan proses sanitasi diperbaiki khususnya air dan alur limbah itu," kata dia.

Selain Zulhas, menteri yang hadir dalam rakor tersebut adalah, Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin; Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian; Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi; Kepala KSP, M. Qodari; dan Kepala Badan Gizi Nasional, Dadan Hindayana.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pemerintah Wajibkan Seluruh SPPG Punya SLHS Buntut Kasus Keracunan MBG

57 tahun lalu

Golkar: MBG Program Baik dan Mulia, Tak Boleh Dijalankan Asal-asalan

57 tahun lalu

Saatnya Reformasi Kelembagaan BGN dan Tata Kelola MBG

57 tahun lalu

Dadan Hindayana cs Diduga Ikut Nikmati Insentif Rp6 Juta per Hari dari SPPG

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal