Soal Jemaah Haji Banyak Tidur di Luar Tenda, Kemenag Evaluasi Penggunaan Kasur 

Sucipto
Kemenag mengevaluasi penggunaan kasur di tenda maktab. (Foto: MPI)

JAKARTA, iNews.id - Kementerian Agama (Kemenag) mengevaluasi penggunaan kasur di tenda maktab. Hal itu menyikapi jemaah haji 2023 yang tidur di luar akibat over capacity atau kelebihan kapasitas di maktab yakni, tenda penginapan di Mina.  

Direktur Jenderal (Dirjen) Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah (PHU) Kemenag Hilman Latief menjelaskan, sebelum digunakan kapasitas tenda penginapan jemaah haji sudah dihitung. 

"Sebetulnya kapasitas itu sudah diukur oleh para petugas kita. Satu tenda isinya berapa tapi kemudian di lapangan ada berapa maktab dengan tenda over capacity sehingga jemaah memindahkan kasur ke luar tenda," ujarnya, Jumat (30/6/2023). 

Hilman menyadari, penggunaan kasur di tenda berdampak pada kapasitas jumlah jemaah haji yang mampu ditampung di tenda. 

"Dulu tanpa kasur orang bisa mepet. Tapi dengan kasur itu, akhirnya dihitungan kami pun berat. Kalau kasur dikeluarkan bisa nambah orang," katanya.

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kemenhaj: 29.344 Jemaah Haji Indonesia Telah Kembali ke Tanah Air

57 tahun lalu

Kemenhaj Catat 15.086 Jemaah Haji dan Petugas Telah Tiba di Tanah Air

57 tahun lalu

Kemenhaj: 6.333 Jemaah Haji Telah Kembali ke Tanah Air

57 tahun lalu

Momen Haru Kedatangan Jemaah Haji Kloter 1 Solo, Sujud Syukur Pulang dari Tanah Suci

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal