Sindikat Jual Ginjal ke Kamboja, Pelaku Manfaatkan Kondisi Korban yang Terlilit Utang

Irfan Ma'ruf
Polda Metro Jaya mengungkap sindikat tindak pidana perdagangan orang (TPPO) dengan modus penjualan ginjal ke Kamboja yang telah menjaring ratusan korban. (Foto: MPI)

JAKARTA, iNews.id - Polda Metro Jaya mengungkap sindikat tindak pidana perdagangan orang (TPPO) dengan modus penjualanginjal ke Kamboja yang telah menjaring ratusan korban. Kementerian Sosial (Kemsos) menyebut faktor ekonomi menjadi penyebab para korban menjual organ tubuhnya itu.

Plt Sekretaris Jenderal Kementerian Sosial Robben Rico mengatakan sebanyak 618 orang menjadi korban TPPO penjualan ginjal. Pihaknya memberikan sejumlah bantuan salah satunya penyelesaian utang. 

"Selain kami memulangkan, kami juga menyelesaikan beberapa permasalahan antara lain pembayaran utang," kata Robben dalam keterangan di Polda Metro Jaya dikutip Jumat (21/7/2023).

Pihaknya juga melakukan proses pemberdayaan kewirausahaan. Para korban juga diberikan jaminan kesehatan dengan mendaftarkan ke dalam program DPPI JKN sehingga yang berasangkutan bisa ter-cover asuransi. 

"Kita memberikan bantuan untuk hidup, karena memang posisi para korban memang selain sudah menjual harta untuk keberangkatan dan utang tadi. Kita bantuan unutk makannya sehari-hari. Termasuk juga begitu kita tahu asesmennya yang memang keluarga miskin. Kita juga melakukan sampai pada proses rehab rumah," ujarnya.

Editor : Rizal Bomantama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

MNC Finance Gelar Agent Gathering Bersama CarDekho Group, Kejar Pertumbuhan Penjualan

57 tahun lalu

Peringatan Keras Cak Imin ke Penerima Bansos yang Terlibat Judol: Otomatis Dicoret!

57 tahun lalu

Hore! Pemerintah akan Renovasi 10.000 Rumah Tak Layak Huni Keluarga Siswa Sekolah Rakyat

57 tahun lalu

Gus Ipul Ingin ASN Kemensos Naik Transum atau Sepeda Sekali Sepekan, Siapkan Aturan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal